Rabu, 21 Februari 2018

KARAKTERISTIK KEHIDUPAN MASYARAKAT DESA PARIT BANJAR
(Karakteristik Pendidikan)


LAPORAN PENELITIAN  KKL Integratif

Diajukan untuk Memenuhi Tugas Akhir Pelaksanaan Program Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Integratif


Oleh :
Nama                           : RADEN NORHAYATI
NIM                            : 1131210006
Fakultas/Jurusan      : FTIK/PBA


PUSAT PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT (LP2M)
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) PONTIANAK
TAHUN AKADEMIK 2017


SURAT  PERNYATAAN KEASLIAN
Yang bertandatangan di bawah ini, saya:
Nama                                                   : Raden Norhayati
NIM                                                    : 1131210006
Tempat/Tgl. Lahir                               : Balai Karangan, 02 Maret 1996
Fakultas/ Jurusan                                 : FTIK/PBA

Dengan ini menyatakan bahwa laporan penelitian yang saya buat dengan judul: “Karakteristik Kehidupan Masyarakat Desa Parit Banjar (Karakteristik Pendidikan)” adalah benar-benar asli karya saya sendiri dan bukan replikasi karya orang lain, kecuali pada bagian yang saya kutip dengan menyebutkan sumber data dan referensi sesuai dengan standar penilaian karya ilmiah.
Demikianlah surat pernyataan ini disampaikan untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

Pontianak, 18 September 2017
Peserta KKL 2017

(RADEN NORHAYATI )


DAFTAR ISI
Surat pernyataan Keaslian.................................................................................... i
Daftar Isi.............................................................................................................. ii
Kata Pengantar.................................................................................................... iii
Bab I Pendahuluan
A.    Latar belakang ......................................................................................... 1
B.     Rumusan Masalah.................................................................................... 1
C.     Tujuan Penelitian...................................................................................... 1
D.    Manfaat Penelitian................................................................................... 2
Bab II Metode Penelitian
A.    Pendekatan dan Metode Penelitian.......................................................... 3
B.     Tempat dan waktu penelitian................................................................... 3
C.     Sumber data penelitian............................................................................. 3
D.    Tehnik pengumpulan data........................................................................ 4
E.     Tehnik analisis data.................................................................................. 5
Bab III Deskripsi Data
A.    Deskripsi kondisi geografis...................................................................... 6
B.     Deskripsi kondisi demografis................................................................... 7
C.     Deskripsi kondisi sosiologis.................................................................... 10
Bab IV Pembahasan Data Hasil Penelitian
A.    Kekuatan objek Penelitian....................................................................... 14
B.     Kelemahan objek penelitian.................................................................... 14
C.     Tantangan objek penelitian...................................................................... 15
Bab V Kesimpulan.............................................................................................. 16
Daftar Gambar.................................................................................................... 17




Kata Pengantar
Assalamu’alaikum Wr. Wb
Alhamdulillah, segala puji syukur kepada Allah SWT atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga peneliti sebagai mahasiswa yang tergabung dalam kelompok 49 KKL Integratif IAIN Pontianak 2017  di Mempawah Timur, Desa Parit Banjar  dapat melaksanakan KKL tersebut serta menyelesaikan laporan KKL ini dengan baik dan lancar. Shalawat serta salam semoga selalu tercurahkan kepada Rasulullah SAW, serta kepada para pengikut setianya hingga akhir zaman. Semoga kita mendapat syafaat dari Rasulullah SAW di hari akhir kelak.
Laporan KKL ini disusun bertujuan untuk melaporkan seluruh kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Mahasiswa KKL Integratif IAIN Pontianak 2017, khususnya kelompok 49. Dalam pelaksanaan KKL tersebut dari awal observasi, hingga selesai penelitian, banyak pihak yang telah memberikan bantuan, kritik, saran, motivasi, serta dukungan kepada kelompok kami. Untuk itu kami mengucapkan ribuan terimakasih kepada:
1.      Kedua orang tua yang selalu dan terus memberi dukungan baik secara moril maupun materil.
2.      Tim panitia KKL integratif IAIN Pontianak 2017 dari Lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat IAIN Pontianak yang telah memberikan bimbingan dan pengarahan sebagai bekal untuk terjun ke lokasi KKL
3.      Dosen pembimbing KKL. Bapak Dr. Marluwi
4.      Pamong desa bapak Marlito selaku Kepala desa Parit Banjar
5.      Pengurus yayasan Bapak Abdul Ghofur, Bapak Guntur, Bapak Herman serta guru-guru di Yayasan Abustanul Ulum yang tidak bisa penulis sebut satu persatu.
6.      Kepala Dusun Bapak Abdul Kholik
7.      Para dewan guru SDN No 10 Desa Parit Banjar
8.      Seluruh masyarakat desa Parit Banjar yang selalu memberi bantuan kepada mahasiswa KKL
9.      Adik-adik siswa di Yayasan Bustaul Ulum dan SDN No 10 Parit Banjar yang selalu bersahabat.
Akhir kata, penulis mengucapkan terima kasih.

Penulis


Raden Norhayati
BAB I
PENDAHULUAN
A.    LATAR BELAKANG
Desa Parit Banjar merupakan salah satu desa dari 68 desa yang terdapat di kabupaten Mempawah, desa tersebut terletak di Kecamatan Mempawah Timur. Mayoritas suku masyarakat Desa Parit Banjar adalah berasal dari suku madura selebihnya merupakan suku jawa dan suku melayu. Masyarakat di sana tergolong masyarakat yang religius karena hampir 100 %  warganya menganut agama Islam.
 Adapun ciri yang menonjol pada masyarakat Desa Parit Banjar adalah kehidupan masyarakat pada umumnya bergantung pada alam, seperti berkebun, bertani dan lain-lain. Selain itu masyarakatnya ramah, saling gotong royong, dan hubungan kekeluargaannya masih erat. Hal ini yang membuat kami tertarik untuk meneliti karakteristik kehidupan warga Desa Parit Banjar.

B.     RUMUSAN MASALAH
Adapun rumusan masalah yang akan dibahas pada penelitian ini, sebagai berikut:
1.      Bagaimana karakteristik pendidikan di Desa Parit Banjar ?
2.      Apa saja permasalahan pendidikan di Desa Parit Banjar ?

C.    TUJUAN PENELITIAN
Penelitian ini bertujuan untuk:
1.      Mengetahui karakteristik pendidikan di Desa Parit Banjar
2.      Mengetahui permasalahan pendidikan di Desa Parit Banjar




D.    MANFAAT PENELITIAN
1.      Untuk memenuhi salah satu tugas KKL Integratif IAIN Pontianak 2017 yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (LP2M) IAIN Pontianak
2.       Penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumbangan ilmu pengetahuan, khususnya menembah ilmu pengetahuan sosial  tenyang Karakteristik Kehidupan Warga Desa Parit Banjar. Semoga hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi peneliti-peneliti selanjutnya.




BAB II
METODE PENELITIAN
A.    Pendekatan Dan Metode Penelitian
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian deskriptif yaitu suatu metode penelitian yang ditujukan untuk menggambarkan fenomena–fenomena yang berlangsung saat ini atau pada saat lampau.
B.     Tempat Dan Waktu Penelitian
Tempat penelitian ini dilakukan di Desa Parit Banjar Kecamatan Mempawah Timur Kabupaten Mempawah.
Adapun waktu penelitian dilakukan selama peneliti melakukan kegiatan KKL Integratif IAIN Pontianak 2017, mulai dari tanggal 1 Agustus 2017 sampai tanggal 2 September 2017.
C.    Sumber Data Penelitian
Sumber data penelitian ini adalah dari mana data diperoleh (Arikunto, 2002:107), yang menjadi data dalam penelitian kali ini adalah:
1.         Person (Orang)
Person yaitu sumber data yang bisa memberikan data berupa jawaban lisan melalui wawancara atau jawaban tertulis melalui angket (Arikunto, 2002:107). Dalam penelitian ini yang dijadikan person (orang) adalah guru yayasan Bustanul Ulum dan SDN No 10 Parit Banjar , siswa kelas MTs, MI, PAUD Bustanul Ulum, SD 10 SDN No 10 Parit Banjar dan warga sekitar.
2.         Dokumen
Dokumen adalah setiap bahan tertulis ataupun film (Moleong, 2004:159). Dokumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber tertulis yang berupa buku, sumber arsip, dan dokumen resmi  di sekolah-sekolah yang menkadi objek penelitian.


D.    Teknik Pengumpulan Data
Adapun tehnik pengumpulan data pada penelitian kali ini adalah dengan menggunakan:
1.    Observasi
Observasi atau yang disebut pula dengan pengamatan, dalam observasi yang terpenting adalah proses-proses pengamatan dan ingatan. Jenis observasi yang dilakukan adalah observasi partisipatif, dalam hal ini penulis sebagai peneliti datang langsung ke tempat penelitian dengan mengikuti serangkaian kegiatan yang dijadikan objek penelitian secara seluruhnya, pada dasarnya hanya melakukan pengamatan. Data yang diperoleh dari hasil observasi adalah data tentang situasi umum obyek penelitian atau untuk mencari data yang berhubungan dengan penelitian ini.
2.    Interview (Wawancara)
Interview adalah suatu proses tanya jawab lisan, dalam mana dua orang atau lebih berhadap-hadapan secara fisik. Interview dapat dipandang sebagai metode pengumpulan data dengan tanya jawab sepihak yang dikerjakan secara sistematis dan berlandaskan pada tujuan penelitian.
Dalam metode interview ini penulis akan mengadakan wawancara dengan perangkat desa, ibu-ibu PKK, tokoh agama, guru yayasan Bustanul Ulum dan SDN No 10 Desa Parit Banjar, serta masyarakat sekitar  untuk mendapatkan informasi sehubungan dengan penelitian ini. Dalam hal ini penulis menggunakan wawancara bebas terpimpin, artinya wawancara berjalan dengan bebas tetapi terpenuhi pokok persoalan penelitian.
3.    Dokumentasi.
Metode dokumentasi adalah metode pengambilan data yang diperoleh melalui dokumen-dokumen. “Data yang dikumpulkan dengan teknik dokumentasi cenderung merupakan data sekunder, sedangkan data-data yang dikumpulkan dengan tehnik observasi, wawancara dan angket cenderung merupakan data primer atau data yang langsung didapat dari pihak pertama”.
Metode ini digunakan untuk mengumpulkan data yang berkaitan dengan topik kajian yang berasal dari dokumen-dokumen desa Parit Banjar, data sekolah Yayasan Bustanul Ulum dan SDN No 10 Parit Banjar dan segala sesuatu yang berhubungan dengan penelitian ini.
E.     Tekik Analisis Data
Analisis data kualitatif adalah upaya yang dilakukan dengan jalan bekerja dengan data, memilah-milahnya menjadi satuan yang dapat dikelola, mencari dan menemukan pola, menemukan hal yang penting, dan menemukan hal yang dapat diceriktakan kepada orang lain.
Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yaitu setelah semua data yang diperlukan terkumpul akan disusun dan di klarifikasikan, selanjutnya dianalisis kemudian dijelaskan dengan kata-kata sedemikian rupa untuk menggambarkan objek-objek penelitian yang dilakukan, sehingga dapat disimpulkan secara proposional dan logis.




BAB III
DESKRIPSI DATA/TEMUAN PENELITIAN

A.    Deskripsi Kondisi Geografis
Secara geografis Desa Parit Banjar terletak pada 9°LU – 9,12°LU dan 101°BT – 101,24° BT terletak pada ketinggian 3 m dari permukaan Laut denga suhu rata – rata 25°C dan Iklim secara umum tropis dengan curah hujan berkisar 30 mm per tahun , curah hujan tertinggi  terjadi pada bulan Oktober sampai Desember yang mana biasanya pada bulan – bulan ini curah hujan tinggi dan ditambah Pasangnya air laut sehingga sungai meluap dan mengakibatkan air menggenangi lahan Pertanian dan sebagian Pemukiman warga. Adapun batas-batas wilayah Parit Banjar Kecamatan Mempawah Timur  Kabupaten Mempawah adalah sebagai berikut, sebagaimana disajikan pada pada Gambar 2.1 berikut ini :
·         Sebelah Utara berbatasan dengan Desa          : Antibar
·         Sebelah Selatan berbatasan dengan                : Laut Natuna
·         Sebelah Timur berbatasan dengan Desa         : Sui Bakau Besar Dara
·         Sebelah Timur berbatasan dengan Desa         : Sui Bakau Kecil
GAMBAR 2.1

Peta Desa Parit Banjar Kecamatan Mempawah Timur Kabupaten Mempawah
1.      Letak Wilayah
Desa Parit Banjar termasuk dalam wilayah Kecamatan Mempawah Timur Kabupaten Mempawah Provinsi Kalimantan Barat, adapun jarak tempuh dari Kantor Desa ke Ibu Kota Kecamatan, Kabupaten dan Ke Ibukota Provinsi adalah sebagai berikut :
a)      Ibukota Kecamatan           : 12 Km
b)      Ibukota Kabupaten           : 11 Km
c)      Ibukota Provinsi                : 60 Km
Akses jalan dan angkutan umum dari Desa ke Kecamatan dan keluar wilayah lainnya sudah baik semua dihubungkan dengan jalan beraspal yang dapat dilului Kendaraan Umum.
2.      Luas Wilyah
Adapun luas wilayah Desa Parit Banjar seluas 13.360 Ha, yang terbagi menjadi :
a)      Luas Areal Perumahan                              : 5.383 ha.
b)      Luas Areal Persawahan                             :      90 ha.
c)      Luas Areal Pertanian Lahan Kering          : 1.789 ha.
d)     Luas Areal Perkebunan                             :    661 ha.
e)      Luas Areal Hutan Bawas                          : 2.320 ha.
f)       Luas Areal Hutan Bakau                          :      45 ha.
g)      Luas Areal Tanah Gambut                        : 3.000 ha
h)      Luas Areal Lapangan Olah raga               :        9 ha.
i)        Luas Areal Pemakaman                            :      63 ha
B.     Deskripsi Kondisi Demografis
Potensi sumberdaya manusia dalam suatu wilayah menggambarkan kemampuan masyarakat dalam mengelola wilayah secara Holistic dengan menggunakan kemampuan Managerial, Keterampilan, Akses Informasi dan Tekhnologi serta keterbukaan dalam menerima Inovasi. Jumlah Penduduk Desa Parit banjar sampai akhir tahun 2014 adalah :3.261 jiwa  yang terdiri dari 786 KK dan 735 rumah, Rincian Jumlah Penduduk Desa Parit Banjar dapat dilihat pada tabel dibawah ini :
Tabel 2. Data Jumlah Penduduk
No
Jenis Kelamin
Jumlah Jiwa
Presentase (%)
1
Laki – laki
1.792
53 %
2
Perempuan
1.769
47 %
Jumlah
3.561
100 %
Suber : Profil Desa Parit Banjar Tahun 2016
1.      Jumlah Penduduk menurut tingkat Penddidkan
Jumlah Penduduk Desa Parit banjar menurut tingkat Pendidikan dapat dilihat pada tabel dibawah ini :

Tabel 3. Jumlah Penduduk menurut tingkat Pendidikan
No
Tingkat Pendidikan
Jumlah
( Orang)
Presentase (%)
1
Belum Sekolah
500

2
Buta Huruf
311

3
Tamat SD/Sederajat
1.280

4
Tamat SLTP/Sederajat
573

5
Tamat SLTA /Sederajat
542

6
Tamat Akademi/Sarjana Muda
30

7
Tamat Perguruan Tinggi/Sarjana
25

Jumlah


Sumber : Data Profil Desa Parit banjar Tahun 2016
2.      Jumlah Penduduk bedasarkan mata pencaharian
Jumlah Penduduk Desa Parit banjar berdasarkan mata Pencaharian dapat dilihat pada tabel dibawah ini :
Tabel 4. Data Jumlah Penduduk bedasarkan mata pencaharian
No
Jenis Mata Pencaharian
Jumlah
( Orang )
Keterangan
1
PNS
35

2
TNI/POLRI
12

3
Karyawan swasta
260

4
Petani
309

5
Buruh Tani
912

6
Buruh Pasar
33

7
Buruh Bangunan
176

8
Kontraktor
3

9
Guru Swasta
45

10
Pedagang
53

11
Wira Swasta / Dagang Keliling
50

12
Pengusaha
24

13
Pengarajin
33

14
Tukang Jahit
8

15
Montir
11

16
Lain-lain


JUMLAH
3.261

                            Sumber : Data Profil Desa Parit banjar Tahun 2016
3.      Jumlah Penduduk Desa Parit Banjar berdasarkan Agama
Jumlah Penduduk Desa Parit Banjar berdasarkan Agama dan Kepercayaan dapat dilihat pada tabel dibawah ini :

Tabel 5. Jumlah Penduduk Desa Parit Banjar Menurut Agama
No
Jenis Mata Pencaharian
Jumlah
( Orang )
Keterangan
1
Islam
3.133

2
Keristen Katolik
    10

3
Keristen Protestan
    17

4
Budha
  101

Jumlah
3.261

                      Sumber : Profil Desa Parit Banjar Tahun 2016\         
4.      Jumlah Penduduk Desa Parit banjar berdasarkan Etnis
Jumlah Penduduk Desa Parit banjar berdasrkan Etnis dapat dilihat pada tabel dibawah ini :
Tabel 6. Jumlah Penduduk Desa Parit Banjar Berdasarkan Etnis
No
Jenis Mata Pencaharian
Jumlah
( Orang )
Keterangan
            1
Melayu
922

2
Jawa
27

3
Dayak
-

4
Madura
2.190

5
Cina
122

Jumlah


Sumber : Profil Desa Parit Banjar Tahun 2016
C.     Deskripsi Keadaan Sosiologis
Keadaan sosial budaya masyarakat desa parit banjar cukup baik walau masyarakatnya yang heterogen namun di jalani dengah penuh rasa kekeluargaan. dan rasa toleransi antar semua etnis rasa kekeluargaan lebih diutamakan walaupun penduduk desa parit banjar terbagi dalam beberapa etnis namun kerukunan tetap terjaga  dan semangat kegotong – royongannya yang begitu tinggi suasana seperti ini bisa dilhat dari semua kegiatan sosial yang ada di desa parit banjar. secara umum gambaran sosial desa parit banjar sebagai berikut :
1.      Bidang Keagamaan
Kehidupan beragama di desa parit banjar nampak hidup dengan adanya kegiatan – kegiatan keagamaan seperti majlis ta’lim, jemaah sholawat dan kelompok pengajian yang rutin dilaksanakan setiap malam selasa, malam jum’at dan ba’da sholat jum’at ditambah lagi dengan kegiatan peringatan hari besar islah seperti peringatan 1 muharam, peringatan maulid nabi muhammad saw. selain dilaksanakan di mesjid dan surau peringatan maulid nabi muhammad saw ini juga dilaksanakan hampir disetiap rumah oleh warga masyarakat karena memang sudah menjadi tradisi turun temurun.selain kegiatan tersebut diatas juga peringatan hari besar islam peringatan isra’ mi’raj juga diperingatai setiap tahunnya dan diperingati disetiap masjid yang ada di parit banjar. peringatan itu juga diisi dengan berbagai macam kegiatan keagamaan yang salah satunya ceramah agama yang disampaikan oleh para da’i / ustad yang khusus diundang untuk mengisi kegiatan tersebut.untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan masyarakat desa parit banjar khususnya. adapaun sebagian besar masyarakat desa parit banjar adalah etnis madura 68%, melayu 25%, cina 5% dan jawa 2 %.  adapun  penganut agama islam 95% dan agama lainnya 5%. dan fasilitas sarana ibadah yang ada di desa Parit Banjar terdiri dari :
Masjid         :   4 buah
Mushalla     : 14 buah
2.      Bidang Sosial Politik
Suhu politik di wilayah desa parit banjar tetap terkendali dan situasinya tetap kondusif, meskipun ada sedikit gejolak pihak luar yang ingin mengeruhkan suasan politik dalam pemilu kepala daerah , pemilu legislatif dan pilpres,gesekan politik ini terjadi disebabkan adanya putra desa parit banjar yang ikut mencalonkan diri sebagai anggota dewan perwakilan rakyat kabupaten mempawah dalam pemilu legislatif tersebut namun dengan adanya kerjasama yang baik oleh semua pihak serta tingginya partisipasi masyarakat untuk ikut serta mensukseskan pemilu tersebut sehingga tahapan pemilu berjalan dengan lancar dan kondusif. adapun masyarakat yang mempunyai hak pilih sebesar 2.200 orang, dalam pemilu tersebut yang menggunankan hak pilihnya sebesar  1.600 orang.
3.      Bidang Keamanan Dan Ketertiban Masyarakat.
Keadaan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah desa parit banjar pada dasarnya tetap amam dan terkendali hal ini berkat kerjasama koordinasi berkelanjutan antara babin kamtibmas, forum kemitraan polisi masyarakat (fkpm) dan masyarakat serta penyuluhan hukum dari muspika kecamatan secara terus menerus baik dalam bentuk pertemuan, diskusi, dialog maupun dalam bentuk tulisan berupa himbauan kepada masyarakat,keberadaan forum kemitraan polisi masyarakat (fkpm) yang menjadi wadah / mediator bagi masyarakat untuk menyelesaikan setiap persoalaan – persoalan yang berkaitan dengan masalah kamtibmas sehingga semua masalah yang dihadapi masyarakat terkait kamtibmas bisa diselesaikan ditingkat desa dengan mengedepankan musyawarah secara kekeluargaan.
4.      Bidang Ekonomi
Keadaan ekonomi masyarakat desa parit banjar sebagian besar tertumpu pada sektor pertanian dan perkebunan mengingat 45 % masyarakat bermatapencaharian sebagai petani, dalam bidang ekonomi juga nampak adanya peningkatan taraf hidup walaupun tidak signifikan ini disebabbkan dalam beberapa tahun terakhir harga kebutuhan 9 (sembilan) bahan pokok / sembako yang mengalami kenaikan dan tentunya sangat berpengaruh terdahap perekonomian masyarakat petani.komonitas pertanian yang sampai saat ini masih dikembangkan oleh petani desa parit banjar adalah kelapa, pisang, pepaya, ubi, nenas, jahe dan lainnya.
selain dari hasil pertanian masyarakat juga ada yang wirausaha yakni dagang keliling dan buruh bangunan untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehari – hari.adapun bantuan dari pemerintah seperti raskin, blt ,jamkesda dsb. pada satu sisi membawa dampak positif bagi masyarakat namun disisi lain juga menimbulkan persoalan sehingga tidak jarang aparatur desa menjadi sasaran kemarahan warga. ini disebabkan kurangnya koordinasi instansi terkait kepada pemerintahan desa dalam menyalurkan bantuan sosial khusunya mengenai kevalitan data rumah tangga miskin (rtm), sehingga bantuan yang disalurkan banyak yang tidak tepat sasaran dan ini  terjadi di seluruh indonesia.






BAB IV
PEMBAHASAN DATA HASIL PENELITIAN
A.    KEKUATAN ABYEK/SUBYEK PENELITIAN
Untuk Kegiatan Pendidikan Dasar di Desa Parit Banjar sudah terpenuhi sebagaimana yang telah dicanangkan oleh Pemerintah yakni pengentasan buta huruf dan peningkatan SDM Masyarakat bisa lebih cepat dan merata. Adapun data sarana Pendidikan di Desa Parit Banjar sebagai berikut :
1.      PAUD melati
2.      PAUD Anggrek
3.      SDN NO.10
4.      MIS MUHAMMADIYAH
5.      MIS BUSTANUL ULUM
6.      MTS.BUSTANUL ULUM
7.      MADRASAH DINIYAH BUSTANUL ULUM
8.      MADRASAH DINIYAH RAUDATUT TA’LIM
9.      MADRASAH DINIYAH DARUT TAUHID II
Sekolah yang tertera di atas adalah selurh sekolah yang ada di desa Parit Banjar, akan tetapi peneliti hanya mengambil beberapa sekolah saja, sebagai berikut :
1.      PAUD melati
2.      PAUD Anggrek
3.      SDN NO.10 Parit Banjar
4.      MIS Bustanul Ulum
5.      MTs Bustanul Ulum
B.     KELEMAHAN OBYEK/SUBYEK PENELITIAN
Seperti data sekolah yang sudah dipaparkan pada poin A, di Desa Parit Banjar ini mememiliki sekolah yang cukup jika kita lihat dari luas wilayahnya yang tidak begitu luas. Akan tetapi masih saja peneliti menemukan beberapa masyarakat yang tidak bisa baca tulis atau buta huruf, begitu juga anak-anak usia sekolah yang seharusnya mengeyam pendidikan di bangku sekolah malah putus sekolah tanpa alasan yang jelas. Hal itu di perkuat dengan data yang diperoleh peneliti sebagai berikut,

TINGKAT PENDIDIKAN WARGA DESA PARIT BANJAR
No
Tingkat Pendidikan
Jumlah
( Orang)
Presentase (%)
1
Belum Sekolah
500

2
Buta Huruf
311

3
Tamat SD/Sederajat
1.280

4
Tamat SLTP/Sederajat
573

5
Tamat SLTA /Sederajat
542

6
Tamat Akademi/Sarjana Muda
30

7
Tamat Perguruan Tinggi/Sarjana
25

Jumlah


                      Sumber : Profil Desa Parit Banjar Tahun 2016\         
C.    TANTANGAN OBYEK/ SUBYEK PENELITIAN
Setelah peneliti mengamati, tantangan pendidikann di Desa Parit Banjar adalah:
1.      Kurangnya minat belajar dari siswa
2.      Kurang motivasi untuk belajar
3.      Kurang perhatian dari para orang tua siswa kepada anaknya, khususnya dalam hal pendidikan





BAB V
SIMPULAN
A.    KESIMPULAN
Kesimpulan peneliti pada riset pendidikan di Desa Parit Banjar  adalah lembaga pendidikan yang ada di tempat peneliti meneliti ada PAUD melati, PAUD Anggrek, SDN NO.10 Parit Banjar, MIS Bustanul Ulum, MTs Bustanul Ulum. Dengan pendidikan yang ada tingkat pendidikan warga desa Parit Banjar tetap rendah, terbukti warga yang buta huruf mencapai 311 orang, tamatan SD/Sederajat mencapai 1.280 orang, padahal jumlah masyarakatnya ada 3.261 jiwa.
Rendahnya tingkat pendidikan dikarenakan Kurangnya minat belajar dari siswa kurang motivasi untuk belajar, kurang perhatian dari para orang tua siswa kepada anaknya, khususnya dalam hal pendidikan.






DAFTA R GAMBAR
    Kelas VII MTs Bustanul Ulum (Siswanya hanya berjumlah 3 orang)


                                               

SDN No 10 Parit Banjar

Prasarana sekolah yang sangat kurang

Anak-anak yang putus sekolah dan merokok



Saat kegiatan upacara 17 Agustus, ada seorang ibu mengambil air tanpa memperhatikan bahwa tepat di belakang ada upacara yang sedang berlangsung. Hingga menimbulkan sedikit keributan. Hal ini menunjukan kurangnya kepedulian terhadap pendidikan



Tidak ada komentar:

Posting Komentar