Sabtu, 27 Oktober 2018

LAPORAN INDIVIDU PPL 2017



LAPORAN INDIVIDU
PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL)
SMA MUJAHIDIN PONTIANAK
TAHUN AKADEMIK 2017/2018

Diajukan Untuk Melengkapi Persyaratan
Penyelesaian Praktik Pengalaman Lapangan


Oleh:
RADEN NORHAYATI
NIM: 1131210006
                        
JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA ARAB (PBA)
FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN (FTIK)
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) PONTIANAK
TAHUN 2017




LEMBAR PENGESAHAN
Laporan Praktik Pengalaman Lapangan Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Pontianak Tahun Akademik 2017/2018 yang dilaksanakan pada tanggal 7 September 2017 sampai 7 Desemeber 2017 dianggap telah memenuhi persyaratan sebagaimana telah dijelaskan dalam Buku Manual Praktik Pengalaman Lapangan FTIK IAIN Pontianak dan diterima serta disahkan sebagai salah satu syarat penyelesaian kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Lokasi PPL 7 September 2016.
Pontianak, 29 November 2017
Dosen Pembimbing                                                                 Guru Pamong

(Nur Hamzah, M.Pd)                                                              (Faizah, S. Ag)
NIP. IP. 197903192005011003                                             

Kepala Sekolah

(Umar Budiman, S. Pd)






KATA PENGANTAR
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT. Yang telah memberikan Rahmat, taufiq serta hidayah-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan tugas Paraktek Pengalaman Lapangan (PPL) yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa semester 7 IAIN Pontianak.
Shalawat dan salam semoga selalu tercurah limpahkan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat dan pengikut beliau hingga akhir zaman. Yang mana beliau merupakan suri tauladan sempurna, yang tidak hanya memberikan contoh melalui kata-kata saja, namun juga melalui perbuatan dalam kehidupan sehari-harinya. Beliau juga yang telah membawa kita dari zaman kegelapan menuju zaman yang terang benderang.
Dalam pelaksanaan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) di SMAN 06 Pontianak ini, penyusun mendapat banyak sekali bimbingan dan petunjuk dari berbagai pihak serta mendapatkan banyak bantuan baik moril maupun materil. Untuk itu melalui kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih kepada :
1.      Ibu  Dr. Hj. Lailial Muhtifah, M.Pd selaku Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak
2.      Ibu Midyan Surya Ishak, S.Ag, M.Pd selaku Ketua Jurusan Pendidikan Bahasa Arab (PBA ) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak
3.      Bapak Nur Hamzah, M.Pd selaku Dosen Pembimbing PPL di SMA Mujahidin Pontianak
4.      Bapak Umar Budiman, S.Pd selaku Kepala sekolah di SMA Mujahidin Pontianak
5.      Bapak Alek, S.Pd  selaku koordinator pamong  SMA Mujahidin Pontianak
6.      Ibu Faizah, S.Ag selaku Guru Pamong yang telah mengarahkan, membimbing serta membina selama PPL di SMA Mujahidin Pontianak.
7.      Seluruh dewan guru SMA Mujahidin Pontianak
8.      Semua personil dan staff Tata Usaha SMA Mujahidin Pontianak
9.      Mahasiswa/i PPL dari  UNTAN dan MUHAMMADIAH selaku rekan kerja dan teman selama kegiatan PPL di SMA Mujahidin Pontianak
10.  Para siswa-siswi SMA Mujahidin Pontianak
11.  Serta semua pihak terkait.
Semoga laporan ini memberikan faedah kepada semua pihak. Saya menyadari bahwa Laporan Praktek Pengalaman Lapangan ini masih banyak kekurangan, maka dari itu penyusun mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun demi kesempurnaan laporan ini.

  Pontianak, 29 November 2017

Raden Norhayati



DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL
HALAMAN PENGESAHAN
KATA PENGANTAR......................................................................................... i
DAFTAR ISI....................................................................................................... iii
BAB I PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang kegiatan PPL.................................................................... 1
B.     Fokus Permasalahan.................................................................................. 2
C.     Tujuan PPL................................................................................................ 2
D.    Jadual Kegiatan PPL................................................................................. 3
BAB II OBSERVASI LINGKUNGAN SEKOLAH/MADRASAH............... 5
A.    Deskribsi Umum Sekolah/ Madrasah........................................................ 5
B.     Observasi dan Orientasi Kegiatan Pembelajaran....................................... 12
BAB III PELAKSANAAN PRAKTIK PEMBELAJARAN MANAJEMEN PENDIDIKAN
A.    Praktik Pembelajaran di Kelas................................................................... 16
B.     Praktik administrasi dan manajemen Sekolah/Madrasah.......................... 16
C.     Pelaksanaan Kegiatan Ekstra Kurikuler.................................................... 17
D.    Pengelolaan Sumber Belajar...................................................................... 18
BAB IV PENUTUP
A.    Kesimpulan................................................................................................ 22
B.     Saran.......................................................................................................... 22




BAB I
PENDAHULUAN
A.           Latar Belakang Kegiatan PPL
Fakultas Tarbiyah dan ilmu keguruan IAIN Pontianak menyelenggarakan pendidikan akademik pada dua Fakultas/Jurusan kependidikan, yaitu Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Pendidikan Bahasa Arab (PBA). Sebagai Fakultas kependidikan, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan mengemban tugas untuk mengantarkan mahasiswanya menjadi tenaga edukatif yang memiliki kemampuan akademik dan profesionalisme di bidang pendidikan agama Islam dan Pendidikan Bahasa Arab. Hal tersebut sejalan dengan visi dan misi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, yaitu mempersiapkan mahasiswa untuk mencapai taraf profesionalitas sebagai ulama sekaligus intelektual muslim serta memiliki empat kemampuan di bidang kemampuan pendidikan Islam, yaitu (1) kekokohan akidah dan kedalaman spiritual,(2) keagungan akhlak dan moral,(3) penguasaan khasanah ilmu pengetahuan yang beragam dan (4) kematangan profesionalitas kependidikan.
Berdasarkan visi dan misi di atas, maka untuk mengaplikasikan ilmu keguruan yang telah diperoleh mahasiswa selama berada di perguruan tinggi, dilaksanakanlah dalam bentuk Praktik Pengalaman Lapangan (PPL).
Berdasarkan buku manual PPL IAIN Pontianak 2016, Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Kegurun IAIN Pontianak adalah rangkaian kegiatan yang terdiri dari: 1) praktik kemampuan mengajar, (2) pengelolaan administrasi pendidikan, dan (3) bimbingan kegiatan ekstra-kurikuler, yang dimaksudkan untuk memberikan pengalaman tentang praktik penyelenggaraan tugas dan tanggung jawab pendidikan di sekolah.
Secara umum belajar menurut Abdul Ghofir (1987:18) dapat diartikan sebagai suatu perubahan tingkah laku yang relatif menetap yang terjadi sebagai hasil dari pengalaman atau latihan. Sedangkan mengajar adalah usaha guru membimbing, mengarahkan atau mengorganisir belajar. Mengajar adalah suatu rangkaian kegiatan menyampaikan bahan pelajaran kepada siswa agar ia dapat menerima, memahami, menaggapi, menghayati, memiliki, menguasai dan mengembangkannya. Jadi mengajar itu mempunyai tujuan antara lain agar siswa dapat memperoleh pengetahuan, kemudian dapat pula mengambangkan pengetahuan itu. (Dirjen Binbaga Islam,1982:8). Dari pengertian diatas, apabila digabungkan dapat disimpulkan bahwa proses belajar mengajar adalah proses mengorganisasi tujuan, bahan, metode dan alat serta penilaian sehingga satu sama lain saling berhubungan dan saling berpengaruh sehingga menumbuhkan kegiatan belajar pada diri peserta didik seoptimal mungkin menuju terjadinya perubahan tingkah laku sesuai dengan tujuan yang diharapkan.
Adapun berdasarkan pengamatan selama saya mengajar Bahasa Arab di kelas-kelas, siswa dan siswi SMA Mujahidin memiliki problematika yang hampir sama pada setiap kelas yaitu ketidakmampuan untuk menulis dengan baik kosa kata bahasa Arab. Oleh karena itu, saya mencoba membuat sebuah solusi untuk menyelesaikan problematika ini dengan menggunakan metode imla’.
B.            Fokus Permasalahan
1.             Bagaimanakah keefektivitasan penggunaan metode syam’iyah syafawiyyah terhadap kemampuan berbicara siswa dan siswi SMA Mujahidin?
2.             Bagaimana respon siswa terhadap metode syam’iyah syafawiyyah dalam proses pembelajaran?
C.            Tujuan PPL
1.             Agar manusia memiliki seperangkat pengetahuan, keterampilan, nilai dan sikap serta pola prilaku yang seharusnya dimiliki  guru sebagai pendidik dan administrator kependidikan serta cakap dan tepat menggunakannya di dalam menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran baik di sekolah maupun luar sekolah melalui kegiatan ekstra kurikuler.
2.             Agar mahasiswa mampu  mengelola proses belajar mengajar di kelas, menggunakan media/sumber belajar, menilai prestesi belajar siswa, mengenal dan mampu menyelenggarakan administrasi sekolah, memahami permasalahan pendidikan, mengenal fungsi dan program bimbingan dan penyuluhan pendidikan serta mahir menyelenggarakan kagiatan ekstra kurikuler.
3.             Agar mahasiswa dapat mempelajari dan melaksanakan bagaimana sebaiknya performa dan perilaku guru yang sesuai dengan kode etik keguruan.
4.             Membangkitkan sense of belonging dan penghayatan terhadap lembaga-lembaga pendidikan sebagai salah satu garapan yang sesuai dengan bidang keilmuannya.
5.             Melakukan sharing pengalaman mengenai pembinaan dan pengembangan lembaga-lembaga pendidikan yang menjadi sasaran PPL.
6.             Meningkatkan kualitas profesional mahasiswa sebagai calon tenaga kependidikan dan pembangunan kehidupan beragama.
D.           Jadual Kegiatan PPL
Program kegiatan PPL disesuaikan dengan Kondisi sekolah dengan acuan jadwal yang telah dibuat oleh panitia pelaksanaan PPL, antara lain sebagai berikut.
1.    Persiapan yang meliputi:
a.       Pembekalan mahasiswa
b.      Rapat koordinasi
2.    Pelaksanaan yang meliputi:
a.       Penyerahan mahasiswa
b.      Penyusunan kegiatan PPL disekolah
c.       Orientasi konsultasi dan observasi lingkungan sekolah,
d.      Penyusunan jadwal piket
e.       Penyusunan satuan program pembelajaran dan rencana pembelajaran
f.       Praktek mengajar, terdiri dari:
1)   Latihan mengajar terbimbing (LMT)
2)   Latihan mengajar mandiri (LMM)
3)   Penyusunan laporan
4)   Ujian praktek mengajar
3.    Kegiatan akhir yang meliputi:
a.       Penyerahan laporan
b.      Penyerahan nilai dan penarikan mahasiswa dari sekolah
NO
KEGIATAN
PELAKSANAAN
1
2
3

4
5

6
7
8
Pembekalan mahasiswa
Penyerahan Mahasiswa PPL
Orientasi konsultasi dan observasi lingkungan sekolah
Latihan mengajar mandiri (LMM)
Latihan mengajar terbimbing (LMT)
Ujian praktik mengajar
Penyusunan laporan
Penarikan mahasiswa PPL
5-6 September 2017
7 September 2017
8 September - 1 Oktober 2017

10 September - 15 Oktober 2017
16 Oktober – 17 November 2017

21 November 2017
20-30 November 2017
7 Desember 2017






BAB II
OBSERVASI LINGKUNGAN SEKOLAH/MADRASAH
A.           Deskripsi Umum Sekolah/Madrasah
Sekolah Menengah Atas Mujahidin Pontianak merupakan salah satu dari sekian banyak M yang ada di Kota Pontianak. Berikut adalah seddikit Profil dari SMA Mujahiddin Pontianak.
1.    Profil Madrasah
Sekolah Menengah Atas Mujahidin atau disingkat SMA Mujahidin berdiri pada tahun 1980 yang beralamat dijalan Jendral Ahmad Yani, Komplek Masjid Raya Mujahiddin Pontianak, dengan SK pendirinya No. 488/C/Kep/i/i/1992 pada tanggal 31 Desember 1992 dengan penerbit SK dengan penerbit SK yang ditanda tangani oleh Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah, dan nomer statistik: 304136003012. Pada awal didirikan, yang menjadi kepala sekolah adalah Bapak Drs.H. Effendi HM (periode 1980-1982). Pada tahun 2006 SMA Mujahiddin Pontianak telah diakreditasi. Dengan hasil akreditasi sekolah A, menurut petikan surat keputusan BAS Provinsi Kalimantan Barat Nomer: 106/BASPROV/MN/2007 tentang Penetapan Hasil Akreditasi Sekolah Tahun 2006.
SMA Mujahiddin Pontianak merupakan salah satu sekolah yang lokasinya terletak dikawasan Jl. Jenderal Ahmad Yani, Komplek Masjid Raya Mujahiddin, dilihat dari lokasinya merupakan kawasan yang strategis dan kondusif untuk proses belajar mengajar, karena sekolah ini terletak dipusat kota sehingga mudah untuk mendapatkan informasi.
Jika dilihat dari banggunannya, SMA Mujahidin Pontianak merupakan sangatlah baik untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar karena di pusat Kota. Walaupun terletak ditepi jalan, namun tidak ribut sehingga siswa dapat belajar dengan tenang. Kemudian mengenai bentuk bangunan sekolah SMA Mujahidin Pontianak sudah cukup ideal. SMA Mujahidin Pontianak memiliki ruanagan-ruangan siap pakai, seperti: ruangan kepala sekolah, ruang guru, ruang tata usaha (TU), ruang belajar, ruang perpustakaan, ruang osis, ruang lab computer, ruang web komuniti, ruang lab IPA, ruang IMTAQ, ruang multimedia, ruang gardu/satpam, ruang band, ruang koperasi, ruang BK, dapur, gudang, WC, dan ruang UKS.
Untuk sarana dan prasarana yang lain, seperti halaman sekolah sudah cukup luas, sehingga olahraga dapat dilakukan dengan baik. Sarana pendukungnya antara lain: lapangan voly, lapangan upacara, lapangan basket, kantin dan parkir. Keadaan fisik sekolah di lingkungan SMA Mujahidin Pontianak mencakup fasilitas yang ada digunakan untuk menunjang pencapaian tujuan belajar disekolah.
Dengan jumlah guru yang cukup banyak, saat ini berjumlah 46 orang, tidak mengurungkan niat dan tekad untuk mengajar serta membina siswa-siswi mereka untuk tetap tekun disetiap bidang mata pelajaran dan ekstra kulikuler.
a. Identitas Sekolah
1.
Nomor Statistik SMA/SMK/MA
30-4-13-60-03-012
2.
Nama SMA/MA
SMA Mujahidin
3.
Alamat


a.
Jalan
Jenderal Ahmad Yani

b.
Desa
Parit Tokaya

c.
Kecamatan
Pontianak Selatan

d.
Kabupaten/Kota
Pontianak

e.
Provinsi
Kalimantan Barat

f.
Otonomi Daerah
Pemkot Pontianak

g.
Kode Pos
78121

h.
Kode Area/No. Telp/Fax
0561-744269

i.
Jarak Sekolah sejenis terdekat
0.5 Km
4.
Sekolah dibuka tahun
1980
5.
Surat Keputusan/SK
488/C/Kep/I/1/92
Tanggal: 31 Desember 1992
6.
Penerbit SK ditandatangani oleh
Dirjen Pendidikan dan Menengah
7.
Status Sekolah
SWASTA
8.
Waktu pembelajaran
SIANG
9.
Tempat Praktik
SEKOLAH SENDIRI
10.
Status Tanah dan Bangunan
Milik Yayasan Mujahidin

b. Visi Sekolah
“UNGGUL DALAM IMTAQ, BERPRESTAS DALAM IPTEK”
Dengan Indikator sebagai berikut:
1)        Melahirkan siswa yang meyakini keesaan Allah SWT
2)        Melahirkan siswa yang menjunjung tinggi sifat-sifat amanah, siddiq dan fatonah.
3)        Melahirkan siswa yang berbudi luhur dan berakhlak mulia.
4)        Melahirkan siswa yang anti rokok, anti narkoba dan anti miras.
5)        Melahirkan siswa yang disiplin, tekun belajar, dan berprestasi dalam akademik.
6)        Melahirkan siswa yang bersikap ilmiah, sadar teknologi dan gemar penelitian melalui KIR.
7)        Melahirkan siswa yang bersikap unggul dalam Kegiatan Pengajian (Rohis).
8)        Berprestasi dalam kesenian dan olahraga.
9)        Mewujudkan civitas akademika yang gemar menulis dan rajin membaca di perpustakaan.
c.  Misi Sekolah
1)        Menambah jumlah jam pelajaran dalam kurikulum
2)        Membina dan mendorong Kegaiatan Rohis, penelitian ilmiah, olahraga, prestasi dan kesenian yang islami serta kedisiplinan mentaati tata tertib.
3)        Memberikan penyuluhan secara berkala tentang bahaya Rokok, Narkoba dan Miras.
4)        Mendorong para siswa untuk berlomba meningkatkan prestasi belajar.
5)        Seluruh civitas akademika aktif memotivasi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
6)        Menanamkan kebiasaan untuk selalu sholat lima waktu dan jujur, sopan santun serta bertanggung jawab.
7)        Membangun multimedia belajar, internet dan perpustakaan yang modern dan asri.
8)        Meningkatkan kesejahteraan guru dan silaturahmi sesama guru dan melaksanakan demokrasi islam.
9)        Menanamkan kebiasaan membaca diperpustakaan dan menulis.
10)    Menyusun silabus mata pelajaran, pengembangan bahan ajar dan penelitian.
11)    Meningkatkan pengayaan mata pelajaran pada kelas XII.
12)    Membangun Kultur TK pada seluruh warga sekolah.
2.         Personil SMA Mujahidin
Adapun data personalia sekolah sebagai berikut:
a.         Nama Kepala Sekolah               : Umar budiman, S.Pd
b.        Nama Kepala Tata Usaha          : Utin Aswan
c.         Nama Wakil Kepala Sekolah     : imam farihin,BA.
a)    Waka Kurikulum                   : Alek, S.Pd
b)   Waka Kesiswaan                   : Irham chandra, ST
c)    Waka Prasarana                     : H.Marzuki H Akhmad, BA
d)   Waka Humas                         : Imam Farihin, BA
e)    Koordinator BP/BK              : Emma Ratnasari, S.SoS.I
f)    Teknisi TIK                           : Dedi suryadi, A.Md
g)   Pembina Osis                        : Irham chandra, ST
d.        Nama Komite Sekolah   : Retno Pramudia, SH.MH
e.         Keadaan Guru                          
a)    Sarjana                      : 46 Orang (16 guru tetap, 30 guru tidak tetap) 
b)   SMTA                       : 1 Orang                                      
f.         Keadaan Pegawai/karyawan
a)    Pegawai Administrasi           :  6 Orang (4 laki-laki, 2 perempuan)
b)   Pesuruh                                 :  1 orang (1 laki-laki)
c)    Penjaga Sekolah                    : 1 orang (1 laki-laki)
3.         Jumlah Siswa SMA Mujahidin
a.         Keadaan Murid
a)    Kelas X                     : 186 orang (102 laki-laki, 84 perempuan)
b)   Kelas XI                    : 232 Orang (108 laki-laki, 124 perempuan)
c)    Kelas XII                  : 160 Orang (82 laki-laki, 78 perempuan)
Adapun keseluruhan siswa-siswi SMA Mujahidin Pontianak adalah siswa, dengan rincian sebagai berikut:
1)   Kelas X (Sepuluh)
KELAS
LAKI-LAKI
PEREMPUAN
X IPA 1
17
20
X IPA 2
16
21
X IPS 1
23
15
X IPS 2
23
14
X IPS 3
23
14
Jumlah Total
186

2)   Kelas XI (Sebelas)
KELAS
LAKI-LAKI
PEREMPUAN
XI IPS 1
18
15
XI IPS 2
19
14
XI IPS 3
18
16
XI IPA 1
14
21
XI IPA 2
13
19
XI IPA 3
13
17
XI IPA 4
13
22
Jumlah Total
232

3)   Kelas XII  (Dua belas)
KELAS
LAKI-LAKI
PEREMPUAN
XII IPS 1
13
18
XII IPS 2
18
17
XII IPS 3
20
15
XII IPA 1
16
15 
XII IPA 2
15
13
Jumlah Total
160

Masing-masing kelas dipimpin oleh seorang Wali kelas. Struktur kelas terdiri dari ketua kelas, wakil ketua kelas, sekretaris, bendahara, serta bidang-bidang lain yang diperlukan. Ketua kelas harus mempertanggung jawab kan kepemimpinannya kepada wali kelas, sekretaris dan bendahara serta masing-masing koordinator bidang pada kelas tersebut. Setiap siswa ditugaskan untuk melaksanakan piket kelas satu kali dalam seminggu. Pembagian piket kelas tersebut berdasarkan hasil diskusi ketua kelas, wakil ketua kelas, sekretaris dan koordinator bidang kebersihan.
4.         Kurikulum SMA Mujahidin Pontianak
Adapun struktur kurikulumnya adalah sebagai berikut:
a.         Struktur Kurikulum Kelas MIPA
No
KOMPONEN
A
MATA PELAJARAN (UMUM)
1.       Pendidikan Agama dan Budi Perkerti
2.       Pendidikan Kewarganegaraan
3.       Bahasa Indonesia
4.       Bahasa Inggris
5.       Matematika
6.       Sejarah Indonesia
B
MATA PELAJARAN (Umum)
1.      Seni Budaya
2.      Pendidikan Jasmani, Olah Raga, dan Kesehatan
3.      Prakarya dan Kewirausahaan
4.      Keterampilan Ibadah (Muatan Lokal)
C
MATA PELAJARAN PEMINATAN (WAJIB)
  1. Matematika
  2. Fisika
  3. Kimia
  4. Biologi
D
MATA PELAJARAN (LINTAS MINAT)
1.      Bahasa Inggris
2.      Bahasa Arab
b.        Struktur Kurikulum Kelas IPS
NO
KOMPONEN
A
MATA PELAJARAN (UMUM)
1.      Pendidikan Agama dan Budi Perkerti
2.      Pendidikan Kewarganegaraan
3.      Bahasa Indonesia
4.      Bahasa Inggris
5.      Matematika
6.      Sejarah Indonesia
B
MATA PELAJARAN (UMUM)
1.      Seni Budaya
2.      Pendidikan Jasmani, Olah Raga, dan Kesehatan
3.      Prakarya dan Kewirausahaan
4.      Keterampilan Ibadah (Muatan Lokal)
C
MATA PELAJARAN PEMINATAN (WAJIB)
1.      Ekonomi
2.      Sejarah
3.      Geografi
4.      Sosiologi
C
MATA PELAJARAN LINTAS MINAT
1.      Bahasa Inggris
2.      Bahasa Arab

B.     Observasi dan Orientasi Kegiatan Pembelajaran
1.         Penyusunan Rencana Pembelajaran (RPP terlampir)
Program atau rencana pembelajaran merupakan rencana kegiatan kelas yang di rancang guru (dalam hal ini mahasiswa PPL), yang berisi scenario tahap demi tahap tentang apa yang akan dilakukan bersama siswa sehubungan dengan topik yang akan dipelajari. Penyusunan RPP dilakukan sebelum tampil dikelas dan harus mendapat persetujuan guru pamong dan dosen pembimbing masing-masing.
2.         Latihan Mengajar Mandiri
Latihan mengajar mandiri merupakan praktek mengajar oleh mahasiswa PPL tanpa pengawasan atau tanpa bimbingan guru pamong, karena mahasiswa PPL sudah dianggap dapat mengawasi kelas sebagai pengganti guru pamong. Pada kegiatan latihan mengajar mandiri diharapkan mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu teoritik dari kegiatan pembelajaran mikro.
Adapun jadwal latihan mengajar mandiri yaitu dimulai dari tanggal 7 September sampai 25 November 2017:

No
Nama
Kelas
Hari
Jam
1.
Raden Norhayati
XI IPS 1
Selasa
12.30-13.40
XI IPS 2
Rabu
16.25-17.35
XI IPS 3
Sabtu
12.30-13.40

3.         Latihan Mengajar Terbimbing 
Latihan mengajar terbimbing adalah latihan mengajar yang dilakukan oleh mahasiswa untuk mengintegrasikan penguasaan bahan, aspek-aspek metodologi pembelajaran, serta kemampuan keguruan lainnya secara utuh dalam situasi nyata dikelas/sekolah dibawah bimbingan dosen pembimbing atau guru pamong. Pada latihan terbimbing, mahasiswa dibimbing oleh guru pamong selama mengajar dikelas.
Praktek mengajar terbimbing dilaksanakan dari bulan September-November 2017 dalam mengajar terbimbing praktik setiap tampil dituntut untuk mengajar satu mata pelajaran pokok. Dalam mengambil pokok bahasan bidang studi selalu dibimbing oleh guru pamong dan apabila menemukan kesulitan dari pokok bahasan yang telah diambil praktik tidak segan berkonsultasi dengan guru yang bersangkutan. Pada saat mengajar terbimbing, peran guru pamong sangat dominan, mulai dari pengambilan bahan ajar, merencanakan program pengajar dan membuat skenario pembelajaran hingga ke  proses belajar-mengajar berlangsung, guru pamong lah yang selalu berada didalam kelas untuk menggantikan apa yang dilakukan oleh calon guru.
Disamping tugas praktek mengajar, calon guru juga dibimbing dan dibekali dengan tugas-tugas lain yaitu:
a.         Mempelajari Kurikulum 2013 dan mengembangkan materi pelajaran.
b.        Merencanakan dan membuat satuan pelajaran, memilih dan menyesuaikan materi dengan metode serta strategi belajar mengajar.
c.         Merancang dan membuat alat peraga.
d.        Membahas pengesahan evaluasi sebagai hasil dari mengajar.
e.         Membantu guru kelas yang tidak dapat hadir.
Semua tugas-tugas ini dibimbing oleh Guru pamong untuk kelancaran proses belajar mengajar bagi calon guru, yang nantinya bisa digunakan pada praktek mengajar mandiri. Adapun dalam teknis pelaksaannya akan dilampirkan table jadwal latihan mengajar terbimbing tersebut. Adapun jadwal mengajar terbimbing,yaitu:
No.
Nama
Kelas  & Materi
Hari/Tanggal
Jam Pelajaran
1.
Raden Nurhayati
XI IPS1
((المِÙ‡ْÙ†َØ©ُ
Keterampilan:
Tarkib tentang jumlah ismiyyah
Rabu, 18 Oktober  2017
16.25-17.35
XI IPS 1  
((المِÙ‡ْÙ†َØ©ُ
Keterampilan: Membaca
Rabu,  25 Oktober  2017
16.25-17.35
XI IPS 2
((المِÙ‡ْÙ†َØ©ُ
Keterampilan: Mebaca
Selasa,  31 Oktober 2017
12.30-13.40
XI IPS 1
((المِÙ‡ْÙ†َØ©ُ
Keterampilan:
Berbicara
Rabu,  8 November 2017
16.25-17.35

4.         Ujian Praktek Mengajar
Ujian praktek mengajar dilakukan mahasiswa PPL yang telah melaksanakan latihan mengajar terbimbing dan latihan mengajar mandiri serta telah memenuhi persyaratan tampil yang dinilai oleh guru pamong pembimbing dari mahasiswa tersebut. Pada proses penilaian ini, penguji akan menilai mahasiswa PPL dalam melaksanakan proses belajar mengajar dengan mengguanakan alat penilaian yang telah ditetapkan. Sehingga sangat diharapkan mahasiswa dapat menerapkan dan mengembangkan seluruh ilmu yang diperoleh selama dibangku kuliah dan di SMA Mujahiddin Pontianak agar tercipta kegiatan belajar mengajar yang efektif dan efisien. Berikut pelaksanaan ujian PPL Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Mujahiddin Pontianak yang dilalksanakan pada:
Nama Mahasiswa
Kelas & Materi
Hari/Tanggal
Waktu
Raden Nurhayati
XI IPS 2 ((المِÙ‡ْÙ†َØ©ُ
Keterampilan:
Berbicara
Selasa, 21 November 2017
12.30-13.40
  
Keempat hal tersebut dilakukan oleh mahasiswa PPL sesuai dengan kebijakan yang disepakati antara mahasiswa PPL, guru pamong, dan dosen pembimbing. Berdasarkan hal tersebut maka mahasiswa PPL dituntut untuk:
a.         Mampu membuat atau menyelenggarakan secara baik,
b.        Mampu merumuskan tujuan pelajaran secara operasional dan memuat beberapa domain yang telah ditentukan,
c.         Menguasai materi yang akan diajarkan kepada siswa,
d.        Memilih serta menggunakan alat peraga yang tepat,
e.         Memilih serta menggunakan metode dan strategi pemebelajaran secara tepat, dan
f.         Mampu menguasai kelas serta hal-hal yang berhubungan dengan psikologis belajar siswa.


BAB III
PELAKSANAAN PRAKTIK PEMBELAJARAN DAN MANAJEMEN PENDIDIKAN
A.           Praktik Pembelajaran di Kelas
Setiap mahasiswa PPL melaksanakan praktik mengajar. Rangkaian kegiatan praktik mengajar ini terdiri dari tiga tahapan diantaranya adalah membuat RPP, melaksanakan praktik mengajar di kelas dan evaluasi hasil belajar. Berdasarkan buku pedoman PPL 2017, praktik mengajar untuk jenjang SI minimal dilakukan sebanyak 4 kali pertemuan yang terbimbing dan 1 kali pertemuan ujian.
Praktik mengajar ini dilakukan sesuai dengan jadwal yang telah dibuat oleh pamong. Selain dari itu, para Mahasiswa PPL juga menggantikan guru bahasa yang berhalangan masuk ke kelas.
Praktik pembelajaran di kelas erbagi kepada 4 kesempatan antara lain sebagai berikut:
1.    Di dalam kelas. Kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan di dalam kelas adalah dalam bentuk teori yang berkenaan.
2.    Diluar kelas. Kegiatan pembelajaran di luar kelas akan dilaksanakan pada saat melakukan praktikum jika itu diperlukan.
3.    Di Perpustakaan. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka mendorong minat baca siswa dan cinta buku yang dibimbing oleh seorang pembimbing dari kalangan guru.
4.    Kegiatan rumah. Kegiatan ini dilakukan oleh siswa dalam bentuk tugas mandiri dan tugas kelompok yang akan dibawa ke rumah untuk dikerjakan.
B.              Praktik Administrasi dan Manajemen Sekolah
Berdasarkan buku manual PPL 2016, mahasiswa praktik tidak hanya melaksanakan kegiatan edukatif saja melainkan juga menerima tugas administrasi sekolah dan bimbingan belajar siswa. Tugas administrasi antara lain meliputi: Perpustakaan, UKS, dan Penugasan Piket.
Praktik administrasi yang dipercayakan sekolah kepada kami dalam bentuk praktik diantaranya
a.    Membantu guru piket. Kegiatan ini dilakukan setiap hari, mahasiswa yang piket pada hari yang ditentukan akan bertugas mengawasi siswa terlambat, memberi tugas jika ada guru yang berhalangan hadir, membuat surat sakit jika ada siswa yang berhalangan hadir, mengisi kelas jika ada guru yang berhalangan hadir, piket jaga UKS, piket mengawasi siswa shalat dan sebagainya.
b.    Membantu dewan guru dalam  mengawas Ulangan  Tengah Smester dan Ulangan Akhir Smester. Serta dipercayakan untuk mengoreksi hasil Ulangan  Tengah smester dan Ulangan Akhir Smester.
c.    Membantu administrasi di bagian perpustakaaan. Kegiatan kami di perpustakaan seperti menyampul buku yang masih baru, membantu menempelkan nomer punggung buku dan membantu menyusun buku sesuai nomer punggung buku tersebut.
d.   Selain dari itu, kami juga ikut serta membantu dalam persiapan hingga perayaan tahun baru Islam 1 Muharam, hari jadi Kota Pontianak, Maulid Nabi Muhammad  SAW
C.           Pelaksanaan Kegiatan Ekstra Kurikuler
Pengembangan diri sangat penting dilaksanakan oleh siswa dan difasilitasi pihak sekolah dalam rangka mengembangkan semaksimal mungkin seluruh potensi kecerdasan siswa. Dan apabila dikelola dengan baik maka kegiatan pengembangan diri akan diminati oleh siswa. Pengembangan Diri di SMA Mujahidin Pontianak dilaksanakan melalui Kegiatan Ekstrakurikuler. Menurut KBBI “ekstra kurikuler” adalah kegiatan tambahan diluar jam sekolah.
a.      Tujuan Pengembangan Diri
a.       Melatih dan mengembangkan potensi siswa secara optimal. Potensi siswa akan dikembangkan melalui kegiatan ekstra kurikuler untuk seluruh siswa yang terbagi kepada kepada beberapa kegiatan ekstra kurikuler antara lain yang akan dikembangkan adalah:

1)           Kerohanian Islam (Rohis)
2)           Nasyid
3)           Pramuka
4)           Paskibra
5)           Mujapala
6)           Tari
7)           Tanjidor
8)           Band
9)           Teater
10)       Renang
11)       Futsal
12)       Sepak Bola
13)       Pencak silat
14)       Bola Basket
15)       Bola Volly
16)       Tenis Meja
17)       Web Com
18)       Club Ekonomi
19)       Club English
20)       Club MTK
21)       Club IPA/Kimia
22)       Club IPA/Fisika
23)       Muhadharah/Pidato


b.      Melatih kedisiplinan siswa dalam melaksanakan kegiatan sesuai dengan minat, bakat, dan keterampilan. Pelatihan terhadap siswa dibuktikan dengan pemantauan yang disertakan dengan daftar hadir siswa setiap kali melakukan kegiatan ekstra kurikuler untuk menghindari siswa yang melakukan kecurangan terhadap kegiatan ekstra kurikuler. Dan setiap kali mlakukan kegiatan selalu dilakukan monitoring oleh guru Pembina agar siswa selalu terawasi dalam melakukan kegiatan sekolah.
b.         Peran pengembangan diri.
a.    Mengidentifikasi minat bakat dan ketrampilan siswa.
b.    Mengarahkan siswa untuk mengembangkan potensi yang sudah dimiliki sesuai dengan minat, bakat dan tujuannya.
c.    Membimbing siswa dalam mengembangkan potensinya masing-masing.
D.           Pengelolaan Sumber Belajar
Sumber belajar (learning resources) adalah semua sumber baik berupa data, orang dan wujud tertentu yang dapat digunakan oleh peserta didik dalam belajar, baik secara tepisah maupun terkombinasi sehingga mempermudah peserta didik dalam mencapai tujuan belajar atau mencapai kompetensi tertentu.
Pengelolaan sumber belajar harus meliputi beberapa berikut: perencanaan sumber belajar, pengadaan sumber belajar, penyimpanan dan pemeliharaan sumber belajar dan penggunaan dan evaluasi belajar.
Pada proses pelaksanaan praktik mengajar, hal pertama yang harus perhatikan adalah perencanaan sumber belajar yaitu dengan mengadakan identifikasi kebutuhan yang disesuaikan dengan tema, kemampuan dan tujuan yang diinginkan.
Kedua, yaitu pengadaan sumber belajar, terutama pengadaan alat permainan yang dapat menarik perhatian siswa dalam belajar. Proses pembelajaran bahasa Arab, pengelolaan sumber belajar sangatlah penting. Alasannya adalah karena pelajaran bahasa Arab merupakan bahasa asing yang sulit dan peminatnya sedikit. Oleh karena itu, selain dari buku dan kamus bahasa Arab, seorang pengajar bahasa Arab harus mampu memciptakan media yang dapat menarik perhatian siswa/siswi dalam belajar.
Adapun di SMA Mujahidin, saya menggunakan media berupa power point, gambar, dan card match. Begitu juga dengan pelajaran Agama dan Budi Perkerti, seorang guru harus mampu menciptakan media agar pembelajarannya tidak membosankan. SMA Mujahidin pada pelajaran Bahasa Arab dan pelajaran Agama dan Budi Perkerti sudah menggunakan Kurikulum 2013.
E.            Faktor Pendukung dan Kendala Pelaksanaan PPL
1.             Faktor Pendukung
a.             Guru
Guru sangat berpengaruh terhadap proses belajar mengajar dimana guru merupakan titik sentral dan integral dalam mendukung serta membantu selama proses belajar mengajar yang meliputi:
·      Persiapan yang matang dalam membuat rencana kegiatan pembelajaran.
·      Persiapan yang matang dari guru atau mahasiswa PPL yaitu kesiapan dalam mengajar.
·      Menguasai berbagai keterampilan mengajar oleh mahasiswa PPL merupakan faktor pendukung yang sangat penting dalam meningkatkan wibawa seorang calon guru di mata anak didiknya.
b.    Sarana dan prasarana pembelajaran
Hal yang termasuk faktor pendukung lainnya adalah pegawai tata usaha sekolah yang akan mempersiapkan sesuatu yang berkaitan sarana dan prasarana demi kelancaran proses belajar mengajar, fasilitas sekoalah, seperti:
1)        Ruang belajar, Kondisi dalam kelas juga cukup mendukung terciptanya proses belajar mengajar yang berlangsung. Suasana kelas yang bersih, rapi, dan tenang akan sangat menunjang siswa dalam menerima pelajaran, begitu juga guru dalam menyampaikan materi pelajaran sehingga kondisi berlangsungnya KBM sangat kondusif.
2)            Ruang perpustakaan, SMA Mujahidin mempunyai perpusatakaan yang sangat memadai, sehingga mahasiswa PPL dan guru, siswa-siswi pada khususnya dapat memanfaatkan buku dengan semaksimal mungkin.
3)            Ruang osis,
4)            Ruang lab computer,
5)            Ruang web komuniti,
6)            Ruang lab IPA,
7)            Ruang IMTAQ,
8)            Ruang multimedia
9)            Faktor Pendukung Lainnya, seperti areal parkir, kantin sekolah, tempat ibadah, ruang UKS, dan lain sebagainya.
2.             Faktor Penghambat
Faktor penghambat dibagi menjadi 2 yaitu:
a.             Faktor internal 
·      Kurangnya kemampuan Mahasiswa PPL dalam mengelola kelas.
·      Faktor keterbatasan pengalaman dan pengetahuan dan pendekatan terhadap siswa pada saat proses belajar mengajar.
·      Kurangnya kesiapan mahasiswa PPL dalam mengajar.
b.             Faktor eksternal
·      Motivasi siswa
Motivasi siswa untuk terlibat secara aktif dalam menumbuhkan suasana komunikatif saat proses belajar mengajar sangat kurang. Hal ini disebabkan karena kurangnya kedisiplinan para siswa, dapat dilihat dari sikap siswa terhadap guru yang tidak sopan dalam berprilaku, meski guru sudah masuk kelas siswa tetap ribut (mondar mandir). Kemampuan siswa pada setiap kelas kurang, karena dipengaruhi oleh sifat siswa yang hanya belajar di kelas tanpa mengulang belajar dirumah.
·      Kesulitan dalam memilih dan menentukan metode yang tepat
Kesuliatan ini disebabkan karena keberadaan siswa yang memiliki daya serap yang berbeda terhadap materi pelajaran yang disampaikan. Perbedaan tersebut muncul karena adanya siswa yang memiliki daya serap yang cepat dan kuat dan ada siswa yang memiliki daya serap yang kurang dan lamban.
·      Masih banyak siswa yang kurang memperhatikan penjelasan guru
Masih banyak siswa yang kurang memperhatikan penjelasan guru yang bemuara pada tidak mengerti apa yang disampaikan guru, sehingga guru harus mengulang kembali apa yang harus disamapaikan. Siswa masih ragu dan takut untuk bertanya tentang materi pelajaran yang belum dimengerti karena mereka masih membudayakan sikap malu bertanya karena takut salah atau ditertawai oleh teman kelas.

BAB IV
PENUTUP
A.           Simpulan
Efektifnya tidak pembelajaran di kelas tidak hanya disebabkan oleh satu faktor saja. Terdapat dua faktor yang menyebabkan pelajaran yang kita lakukan efektif atau tidak, diantaranya adalah faktor internal dan eksternal yang ada pada diri kita. Faktor internal meliputi minat dan bakat. Adapun faktor eksternalnya meliputi kondisi lingkungan, media pembejaran dan lain sebagainya. Oleh karena itu, agar pembelajaran yang dilakukan efektif, maka kedua faktor tersebut haruslah seimbang.
Keefekitivitasan penggunaan metode syam’iyah syafawiyyah pada kemampuan berbicara siswa, memberikan dampak yang cukup efektif karena dengan metode syam’iyah syafawiyyah siswa akan berusaha untuk mendengar dengan baik perkataan gurunya dan mengulang perkataan tersebut dengan baik dan benar.
B.            Saran
Berkaitan dengan masalah yang penulis temukan di lapangan selama melaksanakan PPL, saran penulis kepada SMA Mujahidin Pontianak adalah pengoptimalan penggunaak K-13 pada pembelajaran  yang dilaksanakan, khususnya pada pada mata pelajaran Bahasa Arab.


Lampiran Foto





Penyerahan Mahasiswa PPL

                               
Mengajar terbimbing


 Hari jadi kota pontianak

                                 

Ujian PPL



Mengawas Ulangan Tengah Semester   
         
Rapat Bersama Mahasiswa PPL yang lainnya





Tidak ada komentar:

Posting Komentar