LAPORAN INDIVIDU
PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL)
SMA MUJAHIDIN PONTIANAK
TAHUN AKADEMIK 2017/2018
Diajukan Untuk Melengkapi Persyaratan
Penyelesaian Praktik Pengalaman Lapangan
Oleh:
RADEN NORHAYATI
NIM: 1131210006
JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA
ARAB (PBA)
FAKULTAS TARBIYAH DAN
ILMU KEGURUAN (FTIK)
INSTITUT AGAMA ISLAM
NEGERI (IAIN) PONTIANAK
TAHUN 2017
LEMBAR PENGESAHAN
Laporan Praktik Pengalaman Lapangan Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan
Ilmu Keguruan IAIN Pontianak Tahun Akademik 2017/2018 yang dilaksanakan pada
tanggal 7 September 2017 sampai 7 Desemeber 2017 dianggap telah memenuhi
persyaratan sebagaimana telah dijelaskan dalam Buku Manual Praktik Pengalaman
Lapangan FTIK IAIN Pontianak dan diterima serta disahkan sebagai salah satu
syarat penyelesaian kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Lokasi PPL 7
September 2016.
Pontianak, 29 November 2017
Dosen
Pembimbing Guru
Pamong
(Nur Hamzah, M.Pd) (Faizah, S. Ag)
NIP. IP.
197903192005011003
Kepala Sekolah
(Umar Budiman, S. Pd)
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah,
segala puji bagi Allah SWT. Yang telah memberikan Rahmat, taufiq serta
hidayah-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan tugas Paraktek Pengalaman
Lapangan (PPL) yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa semester 7 IAIN Pontianak.
Shalawat dan
salam semoga selalu tercurah limpahkan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga,
sahabat dan pengikut beliau hingga akhir zaman. Yang mana beliau merupakan suri
tauladan sempurna, yang tidak hanya memberikan contoh melalui kata-kata saja,
namun juga melalui perbuatan dalam kehidupan sehari-harinya. Beliau juga yang
telah membawa kita dari zaman kegelapan menuju zaman yang terang benderang.
Dalam pelaksanaan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) di SMAN 06
Pontianak ini, penyusun mendapat banyak sekali bimbingan dan petunjuk dari
berbagai pihak serta mendapatkan banyak bantuan baik moril maupun materil.
Untuk itu melalui kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih kepada :
1.
Ibu Dr. Hj. Lailial Muhtifah, M.Pd selaku Dekan
Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak
2. Ibu Midyan Surya Ishak, S.Ag, M.Pd
selaku Ketua Jurusan Pendidikan Bahasa Arab (PBA ) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak
3. Bapak Nur Hamzah, M.Pd selaku Dosen Pembimbing PPL di SMA Mujahidin Pontianak
4.
Bapak
Umar Budiman, S.Pd selaku Kepala sekolah di SMA Mujahidin Pontianak
5.
Bapak
Alek, S.Pd selaku koordinator
pamong SMA Mujahidin Pontianak
6.
Ibu
Faizah, S.Ag selaku Guru Pamong yang telah mengarahkan,
membimbing serta membina selama PPL di SMA
Mujahidin Pontianak.
7.
Seluruh dewan
guru SMA
Mujahidin Pontianak
8.
Semua personil dan staff Tata Usaha SMA Mujahidin Pontianak
9.
Mahasiswa/i PPL dari UNTAN dan MUHAMMADIAH selaku rekan kerja dan teman selama kegiatan
PPL di SMA Mujahidin Pontianak
10.
Para siswa-siswi SMA Mujahidin Pontianak
11.
Serta semua pihak terkait.
Semoga laporan ini memberikan faedah kepada semua pihak. Saya
menyadari bahwa Laporan Praktek Pengalaman Lapangan ini masih banyak
kekurangan, maka dari itu penyusun mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya
membangun demi kesempurnaan laporan ini.
Pontianak, 29 November 2017
Raden Norhayati
DAFTAR ISI
HALAMAN
JUDUL
HALAMAN
PENGESAHAN
KATA PENGANTAR......................................................................................... i
DAFTAR ISI....................................................................................................... iii
BAB I PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang kegiatan PPL.................................................................... 1
B.
Fokus
Permasalahan.................................................................................. 2
C.
Tujuan
PPL................................................................................................ 2
D.
Jadual
Kegiatan PPL................................................................................. 3
BAB II OBSERVASI LINGKUNGAN SEKOLAH/MADRASAH............... 5
A.
Deskribsi
Umum Sekolah/ Madrasah........................................................ 5
B.
Observasi
dan Orientasi Kegiatan Pembelajaran....................................... 12
BAB III PELAKSANAAN PRAKTIK PEMBELAJARAN MANAJEMEN PENDIDIKAN
A.
Praktik
Pembelajaran di Kelas................................................................... 16
B.
Praktik
administrasi dan manajemen Sekolah/Madrasah.......................... 16
C.
Pelaksanaan
Kegiatan Ekstra Kurikuler.................................................... 17
D.
Pengelolaan
Sumber Belajar...................................................................... 18
BAB IV PENUTUP
A.
Kesimpulan................................................................................................ 22
B.
Saran.......................................................................................................... 22
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang Kegiatan PPL
Fakultas
Tarbiyah dan ilmu keguruan IAIN Pontianak menyelenggarakan pendidikan akademik
pada dua Fakultas/Jurusan kependidikan, yaitu Pendidikan Agama Islam (PAI) dan
Pendidikan Bahasa Arab (PBA). Sebagai Fakultas kependidikan, Fakultas Tarbiyah
dan Ilmu Keguruan mengemban tugas untuk mengantarkan mahasiswanya menjadi
tenaga edukatif yang memiliki kemampuan akademik dan profesionalisme di bidang
pendidikan agama Islam dan Pendidikan Bahasa Arab. Hal tersebut sejalan dengan
visi dan misi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, yaitu mempersiapkan
mahasiswa untuk mencapai taraf profesionalitas sebagai ulama sekaligus
intelektual muslim serta memiliki empat kemampuan di bidang kemampuan
pendidikan Islam, yaitu (1) kekokohan akidah dan kedalaman spiritual,(2)
keagungan akhlak dan moral,(3) penguasaan khasanah ilmu pengetahuan yang
beragam dan (4) kematangan profesionalitas kependidikan.
Berdasarkan
visi dan misi di atas, maka untuk mengaplikasikan ilmu keguruan yang telah
diperoleh mahasiswa selama berada di perguruan tinggi, dilaksanakanlah dalam
bentuk Praktik Pengalaman Lapangan (PPL).
Berdasarkan
buku manual PPL IAIN Pontianak 2016, Praktik Pengalaman Lapangan (PPL)
Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Kegurun IAIN Pontianak adalah rangkaian
kegiatan yang terdiri dari: 1) praktik kemampuan mengajar, (2) pengelolaan
administrasi pendidikan, dan (3) bimbingan kegiatan ekstra-kurikuler, yang
dimaksudkan untuk memberikan pengalaman tentang praktik penyelenggaraan tugas
dan tanggung jawab pendidikan di sekolah.
Secara umum belajar menurut Abdul
Ghofir (1987:18) dapat diartikan sebagai suatu perubahan tingkah laku yang
relatif menetap yang terjadi sebagai hasil dari pengalaman atau latihan.
Sedangkan mengajar adalah usaha guru membimbing, mengarahkan atau mengorganisir
belajar. Mengajar adalah suatu rangkaian kegiatan menyampaikan bahan pelajaran
kepada siswa agar ia dapat menerima, memahami, menaggapi, menghayati, memiliki,
menguasai dan mengembangkannya. Jadi mengajar itu mempunyai tujuan antara lain
agar siswa dapat memperoleh pengetahuan, kemudian dapat pula mengambangkan
pengetahuan itu. (Dirjen Binbaga Islam,1982:8). Dari pengertian diatas, apabila
digabungkan dapat disimpulkan bahwa proses belajar mengajar adalah proses
mengorganisasi tujuan, bahan, metode dan alat serta penilaian sehingga satu
sama lain saling berhubungan dan saling berpengaruh sehingga menumbuhkan
kegiatan belajar pada diri peserta didik seoptimal mungkin menuju terjadinya
perubahan tingkah laku sesuai dengan tujuan yang diharapkan.
Adapun berdasarkan pengamatan selama
saya mengajar Bahasa Arab di kelas-kelas, siswa dan siswi SMA Mujahidin
memiliki problematika yang hampir sama pada setiap kelas yaitu ketidakmampuan
untuk menulis dengan baik kosa kata bahasa Arab. Oleh karena itu, saya mencoba
membuat sebuah solusi untuk menyelesaikan problematika ini dengan menggunakan
metode imla’.
B.
Fokus
Permasalahan
1.
Bagaimanakah
keefektivitasan penggunaan metode syam’iyah syafawiyyah terhadap
kemampuan berbicara siswa dan siswi SMA Mujahidin?
2.
Bagaimana
respon siswa terhadap metode syam’iyah syafawiyyah dalam proses
pembelajaran?
C.
Tujuan
PPL
1.
Agar
manusia memiliki seperangkat pengetahuan, keterampilan, nilai dan sikap serta
pola prilaku yang seharusnya dimiliki
guru sebagai pendidik dan administrator kependidikan serta cakap dan
tepat menggunakannya di dalam menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran baik
di sekolah maupun luar sekolah melalui kegiatan ekstra kurikuler.
2.
Agar
mahasiswa mampu mengelola proses belajar
mengajar di kelas, menggunakan media/sumber belajar, menilai prestesi belajar
siswa, mengenal dan mampu menyelenggarakan administrasi sekolah, memahami
permasalahan pendidikan, mengenal fungsi dan program bimbingan dan penyuluhan
pendidikan serta mahir menyelenggarakan kagiatan ekstra kurikuler.
3.
Agar
mahasiswa dapat mempelajari dan melaksanakan bagaimana sebaiknya performa dan
perilaku guru yang sesuai dengan kode etik keguruan.
4.
Membangkitkan
sense of belonging dan penghayatan terhadap lembaga-lembaga pendidikan
sebagai salah satu garapan yang sesuai dengan bidang keilmuannya.
5.
Melakukan
sharing pengalaman mengenai pembinaan dan pengembangan lembaga-lembaga
pendidikan yang menjadi sasaran PPL.
6.
Meningkatkan
kualitas profesional mahasiswa sebagai calon tenaga kependidikan dan
pembangunan kehidupan beragama.
D.
Jadual
Kegiatan PPL
Program
kegiatan PPL disesuaikan dengan Kondisi sekolah dengan acuan jadwal yang telah
dibuat oleh panitia pelaksanaan PPL, antara lain sebagai berikut.
1.
Persiapan
yang meliputi:
a.
Pembekalan
mahasiswa
b.
Rapat
koordinasi
2.
Pelaksanaan
yang meliputi:
a.
Penyerahan
mahasiswa
b.
Penyusunan
kegiatan PPL disekolah
c.
Orientasi
konsultasi dan observasi lingkungan sekolah,
d.
Penyusunan
jadwal piket
e.
Penyusunan
satuan program pembelajaran dan rencana pembelajaran
f.
Praktek
mengajar, terdiri dari:
1)
Latihan
mengajar terbimbing (LMT)
2)
Latihan
mengajar mandiri (LMM)
3)
Penyusunan
laporan
4)
Ujian
praktek mengajar
3.
Kegiatan
akhir yang meliputi:
a.
Penyerahan
laporan
b.
Penyerahan
nilai dan penarikan mahasiswa dari sekolah
|
NO
|
KEGIATAN
|
PELAKSANAAN
|
|
1
2
3
4
5
6
7
8
|
Pembekalan
mahasiswa
Penyerahan
Mahasiswa PPL
Orientasi
konsultasi dan observasi lingkungan sekolah
Latihan mengajar
mandiri (LMM)
Latihan mengajar
terbimbing (LMT)
Ujian praktik
mengajar
Penyusunan laporan
Penarikan
mahasiswa PPL
|
5-6 September
2017
7 September
2017
8 September -
1 Oktober 2017
10 September -
15 Oktober 2017
16 Oktober –
17 November 2017
21 November
2017
20-30
November 2017
7 Desember 2017
|
BAB
II
OBSERVASI LINGKUNGAN SEKOLAH/MADRASAH
A.
Deskripsi Umum Sekolah/Madrasah
Sekolah
Menengah Atas Mujahidin Pontianak merupakan salah satu dari sekian banyak M
yang ada di Kota Pontianak. Berikut adalah seddikit Profil dari SMA Mujahiddin
Pontianak.
1.
Profil Madrasah
Sekolah
Menengah Atas Mujahidin atau disingkat SMA Mujahidin berdiri pada tahun 1980 yang beralamat
dijalan Jendral Ahmad Yani, Komplek Masjid Raya Mujahiddin Pontianak, dengan SK
pendirinya No. 488/C/Kep/i/i/1992 pada tanggal 31 Desember 1992 dengan penerbit
SK dengan penerbit SK yang ditanda tangani oleh Dirjen Pendidikan Dasar dan
Menengah, dan nomer statistik: 304136003012. Pada awal didirikan, yang menjadi
kepala sekolah adalah Bapak Drs.H. Effendi HM (periode 1980-1982). Pada tahun
2006 SMA Mujahiddin Pontianak telah diakreditasi. Dengan hasil akreditasi
sekolah A, menurut petikan surat keputusan BAS Provinsi Kalimantan Barat Nomer:
106/BASPROV/MN/2007 tentang Penetapan Hasil Akreditasi Sekolah Tahun 2006.
SMA Mujahiddin
Pontianak merupakan salah satu sekolah yang lokasinya terletak dikawasan Jl.
Jenderal Ahmad Yani, Komplek Masjid Raya Mujahiddin, dilihat dari lokasinya
merupakan kawasan yang strategis dan kondusif untuk proses belajar mengajar,
karena sekolah ini terletak dipusat kota sehingga mudah untuk mendapatkan
informasi.
Jika dilihat
dari banggunannya, SMA Mujahidin Pontianak merupakan sangatlah baik untuk
melaksanakan kegiatan belajar mengajar karena di pusat Kota. Walaupun terletak
ditepi jalan, namun tidak ribut sehingga siswa dapat belajar dengan tenang.
Kemudian mengenai bentuk bangunan sekolah SMA Mujahidin Pontianak sudah cukup
ideal. SMA Mujahidin Pontianak memiliki ruanagan-ruangan siap pakai, seperti:
ruangan kepala sekolah, ruang guru, ruang tata usaha (TU), ruang belajar, ruang
perpustakaan, ruang osis, ruang lab computer, ruang web komuniti, ruang lab
IPA, ruang IMTAQ, ruang multimedia, ruang gardu/satpam, ruang band, ruang
koperasi, ruang BK, dapur, gudang, WC, dan ruang UKS.
Untuk sarana
dan prasarana yang lain, seperti halaman sekolah sudah cukup luas, sehingga olahraga
dapat dilakukan dengan baik. Sarana pendukungnya antara lain: lapangan voly,
lapangan upacara, lapangan basket, kantin dan parkir. Keadaan fisik sekolah di
lingkungan SMA Mujahidin Pontianak mencakup fasilitas yang ada digunakan untuk
menunjang pencapaian tujuan belajar disekolah.
Dengan jumlah
guru yang cukup banyak, saat ini berjumlah 46 orang, tidak mengurungkan niat
dan tekad untuk mengajar serta membina siswa-siswi mereka untuk tetap tekun
disetiap bidang mata pelajaran dan ekstra kulikuler.
a. Identitas Sekolah
|
1.
|
Nomor
Statistik SMA/SMK/MA
|
30-4-13-60-03-012
|
|
|
2.
|
Nama
SMA/MA
|
SMA
Mujahidin
|
|
|
3.
|
Alamat
|
|
|
|
|
a.
|
Jalan
|
Jenderal
Ahmad Yani
|
|
|
b.
|
Desa
|
Parit
Tokaya
|
|
|
c.
|
Kecamatan
|
Pontianak
Selatan
|
|
|
d.
|
Kabupaten/Kota
|
Pontianak
|
|
|
e.
|
Provinsi
|
Kalimantan
Barat
|
|
|
f.
|
Otonomi
Daerah
|
Pemkot
Pontianak
|
|
|
g.
|
Kode
Pos
|
78121
|
|
|
h.
|
Kode
Area/No. Telp/Fax
|
0561-744269
|
|
|
i.
|
Jarak
Sekolah sejenis terdekat
|
0.5
Km
|
|
4.
|
Sekolah
dibuka tahun
|
1980
|
|
|
5.
|
Surat
Keputusan/SK
|
488/C/Kep/I/1/92
Tanggal:
31 Desember 1992
|
|
|
6.
|
Penerbit
SK ditandatangani oleh
|
Dirjen
Pendidikan dan Menengah
|
|
|
7.
|
Status
Sekolah
|
SWASTA
|
|
|
8.
|
Waktu
pembelajaran
|
SIANG
|
|
|
9.
|
Tempat
Praktik
|
SEKOLAH
SENDIRI
|
|
|
10.
|
Status
Tanah dan Bangunan
|
Milik
Yayasan Mujahidin
|
|
b.
Visi Sekolah
“UNGGUL DALAM IMTAQ, BERPRESTAS DALAM IPTEK”
Dengan Indikator sebagai berikut:
1)
Melahirkan
siswa yang meyakini keesaan Allah SWT
2)
Melahirkan
siswa yang menjunjung tinggi sifat-sifat amanah, siddiq dan fatonah.
3)
Melahirkan
siswa yang berbudi luhur dan berakhlak mulia.
4)
Melahirkan
siswa yang anti rokok, anti narkoba dan anti miras.
5)
Melahirkan
siswa yang disiplin, tekun belajar, dan berprestasi dalam akademik.
6)
Melahirkan
siswa yang bersikap ilmiah, sadar teknologi dan gemar penelitian melalui KIR.
7)
Melahirkan
siswa yang bersikap unggul dalam Kegiatan Pengajian (Rohis).
8)
Berprestasi
dalam kesenian dan olahraga.
9)
Mewujudkan
civitas akademika yang gemar menulis dan rajin membaca di perpustakaan.
c.
Misi
Sekolah
1)
Menambah
jumlah jam pelajaran dalam kurikulum
2)
Membina
dan mendorong Kegaiatan Rohis, penelitian ilmiah, olahraga, prestasi dan
kesenian yang islami serta kedisiplinan mentaati tata tertib.
3)
Memberikan
penyuluhan secara berkala tentang bahaya Rokok, Narkoba dan Miras.
4)
Mendorong
para siswa untuk berlomba meningkatkan prestasi belajar.
5)
Seluruh
civitas akademika aktif memotivasi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke
perguruan tinggi.
6)
Menanamkan
kebiasaan untuk selalu sholat lima waktu dan jujur, sopan santun serta
bertanggung jawab.
7)
Membangun
multimedia belajar, internet dan perpustakaan yang modern dan asri.
8)
Meningkatkan
kesejahteraan guru dan silaturahmi sesama guru dan melaksanakan demokrasi
islam.
9)
Menanamkan
kebiasaan membaca diperpustakaan dan menulis.
10)
Menyusun
silabus mata pelajaran, pengembangan bahan ajar dan penelitian.
11)
Meningkatkan
pengayaan mata pelajaran pada kelas XII.
12)
Membangun
Kultur TK pada seluruh warga sekolah.
2.
Personil SMA Mujahidin
Adapun data personalia sekolah
sebagai berikut:
a.
Nama
Kepala Sekolah : Umar
budiman, S.Pd
b.
Nama
Kepala Tata Usaha : Utin Aswan
c.
Nama
Wakil Kepala Sekolah : imam
farihin,BA.
a)
Waka
Kurikulum : Alek, S.Pd
b)
Waka
Kesiswaan : Irham
chandra, ST
c)
Waka
Prasarana : H.Marzuki
H Akhmad, BA
d)
Waka
Humas : Imam Farihin, BA
e)
Koordinator
BP/BK :
Emma Ratnasari, S.SoS.I
f)
Teknisi
TIK : Dedi suryadi, A.Md
g)
Pembina
Osis : Irham
chandra, ST
d.
Nama
Komite Sekolah : Retno Pramudia, SH.MH
e.
Keadaan
Guru
a)
Sarjana : 46 Orang (16 guru tetap, 30 guru tidak tetap)
b)
SMTA : 1 Orang
f.
Keadaan
Pegawai/karyawan
a)
Pegawai
Administrasi : 6 Orang (4 laki-laki, 2 perempuan)
b)
Pesuruh : 1 orang (1 laki-laki)
c)
Penjaga Sekolah :
1 orang (1 laki-laki)
3.
Jumlah Siswa SMA Mujahidin
a.
Keadaan
Murid
a)
Kelas
X : 186 orang (102
laki-laki, 84 perempuan)
b)
Kelas
XI : 232 Orang (108
laki-laki, 124 perempuan)
c)
Kelas
XII : 160 Orang (82
laki-laki, 78 perempuan)
Adapun keseluruhan siswa-siswi SMA Mujahidin Pontianak adalah siswa, dengan rincian sebagai
berikut:
1)
Kelas X (Sepuluh)
|
KELAS
|
LAKI-LAKI
|
PEREMPUAN
|
|
X
IPA 1
|
17
|
20
|
|
X
IPA 2
|
16
|
21
|
|
X
IPS 1
|
23
|
15
|
|
X
IPS 2
|
23
|
14
|
|
X
IPS 3
|
23
|
14
|
|
Jumlah
Total
|
186
|
|
2)
Kelas XI (Sebelas)
|
KELAS
|
LAKI-LAKI
|
PEREMPUAN
|
|
XI
IPS 1
|
18
|
15
|
|
XI
IPS 2
|
19
|
14
|
|
XI
IPS 3
|
18
|
16
|
|
XI
IPA 1
|
14
|
21
|
|
XI
IPA 2
|
13
|
19
|
|
XI
IPA 3
|
13
|
17
|
|
XI
IPA 4
|
13
|
22
|
|
Jumlah Total
|
232
|
|
3)
Kelas XII (Dua belas)
|
KELAS
|
LAKI-LAKI
|
PEREMPUAN
|
|
XII
IPS 1
|
13
|
18
|
|
XII
IPS 2
|
18
|
17
|
|
XII
IPS 3
|
20
|
15
|
|
XII
IPA 1
|
16
|
15
|
|
XII
IPA 2
|
15
|
13
|
|
Jumlah Total
|
160
|
|
Masing-masing kelas dipimpin oleh seorang Wali kelas.
Struktur kelas terdiri dari ketua kelas, wakil ketua kelas, sekretaris,
bendahara, serta bidang-bidang lain yang diperlukan. Ketua kelas harus
mempertanggung jawab kan kepemimpinannya kepada wali kelas, sekretaris dan
bendahara serta masing-masing koordinator bidang pada kelas tersebut. Setiap
siswa ditugaskan untuk melaksanakan piket kelas satu kali dalam seminggu. Pembagian
piket kelas tersebut berdasarkan hasil diskusi ketua kelas, wakil ketua kelas,
sekretaris dan koordinator bidang kebersihan.
4.
Kurikulum SMA Mujahidin Pontianak
Adapun struktur
kurikulumnya adalah sebagai berikut:
a.
Struktur Kurikulum Kelas MIPA
|
No
|
KOMPONEN
|
|
A
|
MATA
PELAJARAN (UMUM)
1.
Pendidikan
Agama dan Budi Perkerti
2.
Pendidikan Kewarganegaraan
3.
Bahasa Indonesia
4.
Bahasa Inggris
5.
Matematika
6.
Sejarah Indonesia
|
|
B
|
MATA
PELAJARAN (Umum)
1.
Seni Budaya
2.
Pendidikan Jasmani, Olah Raga,
dan Kesehatan
3.
Prakarya dan Kewirausahaan
4.
Keterampilan
Ibadah (Muatan Lokal)
|
|
C
|
MATA
PELAJARAN PEMINATAN (WAJIB)
|
|
D
|
MATA PELAJARAN (LINTAS MINAT)
1.
Bahasa
Inggris
2.
Bahasa Arab
|
b.
Struktur Kurikulum Kelas IPS
|
NO
|
KOMPONEN
|
|
A
|
MATA
PELAJARAN (UMUM)
1.
Pendidikan
Agama dan Budi Perkerti
2.
Pendidikan Kewarganegaraan
3.
Bahasa Indonesia
4.
Bahasa Inggris
5.
Matematika
6.
Sejarah Indonesia
|
|
B
|
MATA
PELAJARAN (UMUM)
1.
Seni Budaya
2.
Pendidikan Jasmani, Olah Raga,
dan Kesehatan
3.
Prakarya dan
Kewirausahaan
4.
Keterampilan
Ibadah (Muatan Lokal)
|
|
C
|
MATA
PELAJARAN PEMINATAN (WAJIB)
1.
Ekonomi
2.
Sejarah
3.
Geografi
4.
Sosiologi
|
|
C
|
MATA PELAJARAN LINTAS MINAT
1.
Bahasa
Inggris
2.
Bahasa Arab
|
B.
Observasi dan Orientasi Kegiatan Pembelajaran
1.
Penyusunan Rencana Pembelajaran (RPP terlampir)
Program
atau rencana pembelajaran merupakan rencana kegiatan kelas yang di rancang guru
(dalam hal ini mahasiswa PPL), yang berisi scenario tahap demi tahap tentang
apa yang akan dilakukan bersama siswa sehubungan dengan topik yang akan
dipelajari. Penyusunan RPP dilakukan sebelum tampil dikelas dan harus mendapat
persetujuan guru pamong dan dosen pembimbing masing-masing.
2.
Latihan Mengajar Mandiri
Latihan
mengajar mandiri merupakan praktek mengajar oleh mahasiswa PPL tanpa pengawasan
atau tanpa bimbingan guru pamong, karena mahasiswa PPL sudah dianggap dapat
mengawasi kelas sebagai pengganti guru pamong. Pada kegiatan latihan mengajar
mandiri diharapkan mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu teoritik dari kegiatan
pembelajaran mikro.
Adapun
jadwal latihan mengajar mandiri yaitu dimulai dari tanggal 7 September sampai
25 November 2017:
|
No
|
Nama
|
Kelas
|
Hari
|
Jam
|
|
1.
|
Raden
Norhayati
|
XI IPS 1
|
Selasa
|
12.30-13.40
|
|
XI IPS 2
|
Rabu
|
16.25-17.35
|
||
|
XI IPS 3
|
Sabtu
|
12.30-13.40
|
3.
Latihan Mengajar Terbimbing
Latihan
mengajar terbimbing adalah latihan mengajar yang dilakukan oleh mahasiswa untuk
mengintegrasikan penguasaan bahan, aspek-aspek metodologi pembelajaran, serta
kemampuan keguruan lainnya secara utuh dalam situasi nyata dikelas/sekolah
dibawah bimbingan dosen pembimbing atau guru pamong. Pada latihan terbimbing,
mahasiswa dibimbing oleh guru pamong selama mengajar dikelas.
Praktek
mengajar terbimbing dilaksanakan dari bulan September-November 2017 dalam
mengajar terbimbing praktik setiap tampil dituntut untuk mengajar satu mata
pelajaran pokok. Dalam mengambil pokok bahasan bidang studi selalu dibimbing
oleh guru pamong dan apabila menemukan kesulitan dari pokok bahasan yang telah
diambil praktik tidak segan berkonsultasi dengan guru yang bersangkutan. Pada
saat mengajar terbimbing, peran guru pamong sangat dominan, mulai dari
pengambilan bahan ajar, merencanakan program pengajar dan membuat skenario
pembelajaran hingga ke proses
belajar-mengajar berlangsung, guru pamong lah yang selalu berada didalam kelas
untuk menggantikan apa yang dilakukan oleh calon guru.
Disamping
tugas praktek mengajar, calon guru juga dibimbing dan dibekali dengan
tugas-tugas lain yaitu:
a.
Mempelajari
Kurikulum 2013 dan mengembangkan materi pelajaran.
b.
Merencanakan
dan membuat satuan pelajaran, memilih dan menyesuaikan materi dengan metode
serta strategi belajar mengajar.
c.
Merancang
dan membuat alat peraga.
d.
Membahas
pengesahan evaluasi sebagai hasil dari mengajar.
e.
Membantu
guru kelas yang tidak dapat hadir.
Semua tugas-tugas ini dibimbing oleh Guru pamong untuk kelancaran
proses belajar mengajar bagi calon guru, yang nantinya bisa digunakan pada
praktek mengajar mandiri. Adapun dalam teknis pelaksaannya akan dilampirkan
table jadwal latihan mengajar terbimbing tersebut. Adapun jadwal mengajar
terbimbing,yaitu:
|
No.
|
Nama
|
Kelas & Materi
|
Hari/Tanggal
|
Jam
Pelajaran
|
|
1.
|
Raden Nurhayati
|
XI IPS1
((المِÙ‡ْÙ†َØ©ُ
Keterampilan:
Tarkib tentang jumlah ismiyyah
|
Rabu, 18 Oktober 2017
|
16.25-17.35
|
|
XI IPS 1
((المِÙ‡ْÙ†َØ©ُ
Keterampilan: Membaca
|
Rabu, 25 Oktober 2017
|
16.25-17.35
|
||
|
XI IPS 2
((المِÙ‡ْÙ†َØ©ُ
Keterampilan: Mebaca
|
Selasa, 31 Oktober
2017
|
12.30-13.40
|
||
|
XI IPS 1
((المِÙ‡ْÙ†َØ©ُ
Keterampilan:
Berbicara
|
Rabu, 8 November
2017
|
16.25-17.35
|
4.
Ujian Praktek Mengajar
Ujian praktek
mengajar dilakukan mahasiswa PPL yang telah melaksanakan latihan mengajar
terbimbing dan latihan mengajar mandiri serta telah memenuhi persyaratan tampil
yang dinilai oleh guru pamong pembimbing dari mahasiswa tersebut. Pada proses
penilaian ini, penguji akan menilai mahasiswa PPL dalam melaksanakan proses
belajar mengajar dengan mengguanakan alat penilaian yang telah ditetapkan.
Sehingga sangat diharapkan mahasiswa dapat menerapkan dan mengembangkan seluruh
ilmu yang diperoleh selama dibangku kuliah dan di SMA Mujahiddin Pontianak agar
tercipta kegiatan belajar mengajar yang efektif dan efisien. Berikut
pelaksanaan ujian PPL Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Mujahiddin
Pontianak yang dilalksanakan pada:
|
Nama
Mahasiswa
|
Kelas
& Materi
|
Hari/Tanggal
|
Waktu
|
|
Raden
Nurhayati
|
XI IPS 2 ((المِÙ‡ْÙ†َØ©ُ
Keterampilan:
Berbicara
|
Selasa, 21
November 2017
|
12.30-13.40
|
Keempat hal
tersebut dilakukan oleh mahasiswa PPL sesuai dengan kebijakan yang disepakati
antara mahasiswa PPL, guru pamong, dan dosen pembimbing. Berdasarkan hal
tersebut maka mahasiswa PPL dituntut untuk:
a.
Mampu membuat atau menyelenggarakan secara
baik,
b.
Mampu merumuskan tujuan pelajaran secara
operasional dan memuat beberapa domain yang telah ditentukan,
c.
Menguasai materi yang akan diajarkan kepada
siswa,
d.
Memilih serta menggunakan alat peraga yang
tepat,
e.
Memilih serta menggunakan metode dan
strategi pemebelajaran secara tepat, dan
f.
Mampu menguasai kelas serta hal-hal yang
berhubungan dengan psikologis belajar siswa.
BAB III
PELAKSANAAN PRAKTIK PEMBELAJARAN DAN MANAJEMEN PENDIDIKAN
A.
Praktik Pembelajaran di Kelas
Setiap
mahasiswa PPL melaksanakan praktik mengajar. Rangkaian kegiatan praktik
mengajar ini terdiri dari tiga tahapan diantaranya adalah membuat RPP,
melaksanakan praktik mengajar di kelas dan evaluasi hasil belajar. Berdasarkan
buku pedoman PPL 2017, praktik mengajar untuk jenjang SI minimal dilakukan
sebanyak 4 kali pertemuan yang terbimbing dan 1 kali pertemuan ujian.
Praktik
mengajar ini dilakukan sesuai dengan jadwal yang telah dibuat oleh pamong.
Selain dari itu, para Mahasiswa PPL juga menggantikan guru bahasa yang
berhalangan masuk ke kelas.
Praktik
pembelajaran di kelas erbagi kepada 4 kesempatan antara lain sebagai berikut:
1.
Di dalam kelas. Kegiatan pembelajaran yang
dilaksanakan di dalam kelas adalah dalam bentuk teori yang berkenaan.
2.
Diluar kelas. Kegiatan pembelajaran di luar
kelas akan dilaksanakan pada saat melakukan praktikum jika itu diperlukan.
3.
Di
Perpustakaan. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka mendorong minat baca siswa dan
cinta buku yang dibimbing oleh seorang pembimbing dari kalangan guru.
4.
Kegiatan rumah. Kegiatan ini dilakukan oleh
siswa dalam bentuk tugas mandiri dan tugas kelompok yang akan dibawa ke rumah untuk dikerjakan.
B.
Praktik Administrasi dan Manajemen Sekolah
Berdasarkan buku manual PPL 2016,
mahasiswa praktik tidak hanya melaksanakan kegiatan edukatif saja melainkan
juga menerima tugas administrasi sekolah dan bimbingan belajar siswa. Tugas
administrasi antara lain meliputi: Perpustakaan, UKS, dan Penugasan Piket.
Praktik administrasi yang
dipercayakan sekolah kepada kami dalam bentuk praktik diantaranya
a.
Membantu
guru piket. Kegiatan ini dilakukan setiap hari, mahasiswa yang piket pada hari
yang ditentukan akan bertugas mengawasi siswa terlambat, memberi tugas jika ada
guru yang berhalangan hadir, membuat surat sakit jika ada siswa yang
berhalangan hadir, mengisi kelas jika ada guru yang berhalangan hadir, piket
jaga UKS, piket mengawasi siswa shalat dan sebagainya.
b.
Membantu
dewan guru dalam mengawas Ulangan Tengah Smester dan Ulangan Akhir Smester.
Serta dipercayakan untuk mengoreksi hasil Ulangan Tengah smester dan Ulangan Akhir Smester.
c.
Membantu
administrasi di bagian perpustakaaan. Kegiatan kami di perpustakaan seperti
menyampul buku yang masih baru, membantu menempelkan nomer punggung buku dan
membantu menyusun buku sesuai nomer punggung buku tersebut.
d.
Selain
dari itu, kami juga ikut serta membantu dalam persiapan hingga perayaan tahun
baru Islam 1 Muharam, hari jadi Kota Pontianak, Maulid Nabi Muhammad SAW
C.
Pelaksanaan Kegiatan Ekstra Kurikuler
Pengembangan
diri sangat penting dilaksanakan oleh siswa dan difasilitasi pihak sekolah
dalam rangka mengembangkan semaksimal mungkin seluruh potensi kecerdasan siswa.
Dan apabila dikelola dengan baik maka kegiatan pengembangan diri akan diminati
oleh siswa. Pengembangan Diri di SMA Mujahidin Pontianak dilaksanakan
melalui Kegiatan Ekstrakurikuler. Menurut KBBI “ekstra kurikuler” adalah
kegiatan tambahan diluar jam sekolah.
a.
Tujuan Pengembangan Diri
a.
Melatih dan mengembangkan potensi siswa secara optimal. Potensi siswa akan dikembangkan melalui kegiatan ekstra
kurikuler untuk seluruh siswa yang terbagi kepada kepada beberapa kegiatan
ekstra kurikuler antara lain yang akan dikembangkan adalah:
1)
Kerohanian
Islam (Rohis)
2)
Nasyid
3)
Pramuka
4)
Paskibra
5)
Mujapala
6)
Tari
7)
Tanjidor
8)
Band
9)
Teater
10)
Renang
11)
Futsal
12)
Sepak Bola
13)
Pencak silat
14)
Bola Basket
15)
Bola Volly
16)
Tenis Meja
17)
Web Com
18)
Club Ekonomi
19)
Club English
20)
Club MTK
21)
Club IPA/Kimia
22)
Club IPA/Fisika
23)
Muhadharah/Pidato
b.
Melatih kedisiplinan siswa dalam melaksanakan
kegiatan sesuai dengan minat, bakat, dan keterampilan. Pelatihan terhadap siswa
dibuktikan dengan pemantauan yang disertakan dengan daftar hadir siswa setiap
kali melakukan kegiatan ekstra kurikuler untuk menghindari siswa yang melakukan
kecurangan terhadap kegiatan ekstra kurikuler. Dan setiap kali mlakukan
kegiatan selalu dilakukan monitoring oleh guru Pembina agar siswa selalu
terawasi dalam melakukan kegiatan sekolah.
b.
Peran pengembangan
diri.
a.
Mengidentifikasi minat bakat dan ketrampilan
siswa.
b.
Mengarahkan siswa untuk mengembangkan potensi
yang sudah dimiliki sesuai dengan minat, bakat dan tujuannya.
c.
Membimbing
siswa dalam mengembangkan potensinya masing-masing.
D.
Pengelolaan Sumber Belajar
Sumber belajar (learning resources)
adalah semua sumber baik berupa data, orang dan wujud tertentu yang dapat
digunakan oleh peserta didik dalam belajar, baik secara tepisah maupun
terkombinasi sehingga mempermudah peserta didik dalam mencapai tujuan belajar
atau mencapai kompetensi tertentu.
Pengelolaan sumber belajar harus
meliputi beberapa berikut: perencanaan sumber belajar, pengadaan sumber
belajar, penyimpanan dan pemeliharaan sumber belajar dan penggunaan dan
evaluasi belajar.
Pada proses pelaksanaan praktik
mengajar, hal pertama yang harus perhatikan adalah perencanaan sumber belajar
yaitu dengan mengadakan identifikasi kebutuhan yang disesuaikan dengan tema,
kemampuan dan tujuan yang diinginkan.
Kedua, yaitu pengadaan sumber
belajar, terutama pengadaan alat permainan yang dapat menarik perhatian siswa
dalam belajar. Proses pembelajaran bahasa Arab, pengelolaan sumber belajar
sangatlah penting. Alasannya adalah karena pelajaran bahasa Arab merupakan
bahasa asing yang sulit dan peminatnya sedikit. Oleh karena itu, selain dari
buku dan kamus bahasa Arab, seorang pengajar bahasa Arab harus mampu
memciptakan media yang dapat menarik perhatian siswa/siswi dalam belajar.
Adapun di SMA Mujahidin, saya
menggunakan media berupa power point, gambar, dan card match. Begitu
juga dengan pelajaran Agama dan Budi Perkerti, seorang guru harus mampu menciptakan
media agar pembelajarannya tidak membosankan. SMA Mujahidin pada pelajaran
Bahasa Arab dan pelajaran Agama dan Budi Perkerti sudah menggunakan Kurikulum
2013.
E.
Faktor Pendukung dan Kendala Pelaksanaan PPL
1.
Faktor Pendukung
a.
Guru
Guru sangat berpengaruh terhadap proses
belajar mengajar dimana guru merupakan titik sentral dan integral dalam
mendukung serta membantu selama proses belajar mengajar yang meliputi:
·
Persiapan
yang matang dalam membuat rencana kegiatan pembelajaran.
·
Persiapan
yang matang dari guru atau mahasiswa PPL yaitu kesiapan dalam mengajar.
·
Menguasai
berbagai keterampilan mengajar oleh mahasiswa PPL merupakan faktor pendukung
yang sangat penting dalam meningkatkan wibawa seorang calon guru di mata anak
didiknya.
b. Sarana dan prasarana pembelajaran
Hal yang termasuk faktor pendukung lainnya adalah
pegawai tata usaha sekolah yang akan mempersiapkan sesuatu yang berkaitan sarana
dan prasarana demi kelancaran proses belajar mengajar, fasilitas sekoalah, seperti:
1)
Ruang
belajar, Kondisi dalam kelas juga cukup mendukung
terciptanya proses belajar mengajar yang berlangsung. Suasana kelas yang
bersih, rapi, dan tenang akan sangat menunjang siswa dalam menerima pelajaran,
begitu juga guru dalam menyampaikan materi pelajaran sehingga kondisi berlangsungnya
KBM sangat kondusif.
2)
Ruang
perpustakaan, SMA Mujahidin mempunyai perpusatakaan
yang sangat memadai, sehingga mahasiswa PPL dan guru, siswa-siswi pada
khususnya dapat memanfaatkan buku dengan semaksimal mungkin.
3)
Ruang osis,
4)
Ruang lab computer,
5)
Ruang web
komuniti,
6)
Ruang lab IPA,
7)
Ruang IMTAQ,
8)
Ruang
multimedia
9)
Faktor
Pendukung Lainnya, seperti areal parkir, kantin sekolah, tempat ibadah, ruang
UKS, dan lain sebagainya.
2.
Faktor Penghambat
Faktor penghambat dibagi menjadi 2 yaitu:
a.
Faktor
internal
·
Kurangnya
kemampuan Mahasiswa PPL dalam mengelola kelas.
·
Faktor
keterbatasan pengalaman dan pengetahuan dan pendekatan terhadap siswa pada saat
proses belajar mengajar.
·
Kurangnya
kesiapan mahasiswa PPL dalam mengajar.
b.
Faktor
eksternal
·
Motivasi
siswa
Motivasi siswa untuk terlibat secara aktif dalam
menumbuhkan suasana komunikatif saat proses belajar mengajar sangat kurang. Hal
ini disebabkan karena kurangnya kedisiplinan para siswa, dapat dilihat dari
sikap siswa terhadap guru yang tidak sopan dalam berprilaku, meski guru sudah
masuk kelas siswa tetap ribut (mondar mandir). Kemampuan siswa pada setiap
kelas kurang, karena dipengaruhi oleh sifat siswa yang hanya belajar di kelas
tanpa mengulang belajar dirumah.
·
Kesulitan
dalam memilih dan menentukan metode yang tepat
Kesuliatan ini disebabkan karena keberadaan siswa yang
memiliki daya serap yang berbeda terhadap materi pelajaran yang disampaikan.
Perbedaan tersebut muncul karena adanya siswa yang memiliki daya serap yang
cepat dan kuat dan ada siswa yang memiliki daya serap yang kurang dan lamban.
·
Masih
banyak siswa yang kurang memperhatikan penjelasan guru
Masih banyak siswa yang kurang memperhatikan
penjelasan guru yang bemuara pada tidak mengerti apa yang disampaikan guru,
sehingga guru harus mengulang kembali apa yang harus disamapaikan. Siswa masih
ragu dan takut untuk bertanya tentang materi pelajaran yang belum dimengerti
karena mereka masih membudayakan sikap malu bertanya karena takut salah atau
ditertawai oleh teman kelas.
BAB IV
PENUTUP
PENUTUP
A.
Simpulan
Efektifnya tidak pembelajaran di
kelas tidak hanya disebabkan oleh satu faktor saja. Terdapat dua faktor yang
menyebabkan pelajaran yang kita lakukan efektif atau tidak, diantaranya adalah
faktor internal dan eksternal yang ada pada diri kita. Faktor internal meliputi
minat dan bakat. Adapun faktor eksternalnya meliputi kondisi lingkungan, media
pembejaran dan lain sebagainya. Oleh karena itu, agar pembelajaran yang
dilakukan efektif, maka kedua faktor tersebut haruslah seimbang.
Keefekitivitasan penggunaan metode syam’iyah
syafawiyyah pada kemampuan berbicara siswa, memberikan dampak yang cukup
efektif karena dengan metode syam’iyah syafawiyyah siswa akan berusaha
untuk mendengar dengan baik perkataan gurunya dan mengulang perkataan tersebut
dengan baik dan benar.
B.
Saran
Berkaitan dengan masalah yang
penulis temukan di lapangan selama melaksanakan PPL, saran penulis kepada SMA
Mujahidin Pontianak adalah pengoptimalan penggunaak K-13 pada pembelajaran yang dilaksanakan, khususnya pada pada mata
pelajaran Bahasa Arab.
Lampiran Foto
Penyerahan Mahasiswa PPL
Mengajar terbimbing
Hari jadi kota pontianak
Ujian
PPL
Mengawas Ulangan Tengah Semester
Rapat Bersama Mahasiswa PPL yang lainnya








Tidak ada komentar:
Posting Komentar