Bersama Santri, Damailah Negeri
Oleh: Raden Nurhayati
Indahnya menjadi santri
Hobinya mengaji
Doyan Wifi sambil ngerumpi
islami
Surganya saat libur mengaji
Nerakanya saat terkena sangsi
Indahnya menjadi santri
Paling anti dengan namanya
diskriminasi
Jika tak punya pacar, tidaklah
rugi
Gak ada motor, berjalan kaki
Jika saat libur ngaji, pasti
tertidur lagi
Indahnya menjadi santri
Kerjaanya serba mengantri
Ada rezeki untuk saling berbagi
Kalau makan dengan Indomie
Dan tak lupa sama ikan teri
Wahai santri,
Hidupmu jauh
dari keramaian,
Jauh dari kata
kemewahan
bahkan cenderung
seakan diasingkan.
Akan tetapi,
Saat kembali ke
masyarakat, Wahai santri,
engkau
dituntut berjuang menjadi yang terdepan
Wahai santri,
Engkaulah pemuda masa depan..
Kau adalah harapan kejayaan...
kehadiranmu menyempurnakan
perjuangan..
Kau adalah harapan 'tuk
perubahan...
Berjuanglah hingga nafas
terakhir... dan tetap dijalan islam dan kebenaran..
Wahai santri,
Hidupmu tak lepas dari peran
tanah ini
Dimanapun engkau berbakti?
Cukuplah engkau terapkan di dalam
diri,
Baktimu untuk Agamamu, Bangsamu,
dan Negerimu.
Wahai negeriku
Indonesia
Kami bangga
menjadi Santri Bangsa ini
Bhakti
kami selalu untuk Negeri ini.
Seperti motto para santri
“Bersama Santri, Damailah Negeri”.
SELAMAT HARI SANTRI
22 OKTOBER 2018

Tidak ada komentar:
Posting Komentar