KARAKTERISTIK KEHIDUPAN MASYARAKAT DESA PARIT BANJAR
(Karakteristik Pendidikan)
LAPORAN PENELITIAN KKL Integratif
Diajukan
untuk Memenuhi Tugas Akhir Pelaksanaan Program Kuliah Kerja Lapangan (KKL)
Integratif
Oleh
:
Nama : RADEN NORHAYATI
NIM
: 1131210006
Fakultas/Jurusan : FTIK/PBA
PUSAT
PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT (LP2M)
INSTITUT
AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) PONTIANAK
TAHUN
AKADEMIK 2017
SURAT PERNYATAAN KEASLIAN
Yang
bertandatangan di bawah ini,
saya:
Nama :
Raden Norhayati
NIM
:
1131210006
Tempat/Tgl.
Lahir : Balai Karangan, 02 Maret 1996
Fakultas/ Jurusan :
FTIK/PBA
Dengan ini
menyatakan bahwa laporan penelitian yang saya buat dengan judul: “Karakteristik
Kehidupan Masyarakat Desa Parit Banjar (Karakteristik Pendidikan)” adalah benar-benar asli karya saya sendiri dan bukan
replikasi karya orang lain, kecuali pada bagian yang saya kutip dengan
menyebutkan sumber data dan referensi sesuai dengan standar penilaian karya
ilmiah.
Demikianlah surat pernyataan ini
disampaikan untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.
Pontianak, 18 September 2017
Peserta
KKL 2017
DAFTAR ISI
Surat pernyataan Keaslian.................................................................................... i
Daftar Isi.............................................................................................................. ii
Kata Pengantar.................................................................................................... iii
Bab I Pendahuluan
A.
Latar belakang ......................................................................................... 1
B.
Rumusan Masalah.................................................................................... 1
C.
Tujuan Penelitian...................................................................................... 1
D.
Manfaat Penelitian................................................................................... 2
Bab II Metode Penelitian
A.
Pendekatan dan Metode Penelitian.......................................................... 3
B.
Tempat dan waktu penelitian................................................................... 3
C.
Sumber data penelitian............................................................................. 3
D.
Tehnik pengumpulan data........................................................................ 4
E.
Tehnik analisis data.................................................................................. 5
Bab III Deskripsi Data
A.
Deskripsi kondisi geografis...................................................................... 6
B.
Deskripsi kondisi demografis................................................................... 7
C.
Deskripsi kondisi sosiologis.................................................................... 10
Bab IV Pembahasan Data Hasil Penelitian
A.
Kekuatan objek Penelitian....................................................................... 14
B.
Kelemahan objek penelitian.................................................................... 14
C.
Tantangan objek penelitian...................................................................... 15
Bab V Kesimpulan.............................................................................................. 16
Daftar Gambar.................................................................................................... 17
Kata Pengantar
Assalamu’alaikum Wr. Wb
Alhamdulillah, segala puji syukur kepada Allah SWT atas limpahan
rahmat dan hidayah-Nya, sehingga peneliti sebagai mahasiswa yang tergabung
dalam kelompok 49 KKL Integratif IAIN Pontianak 2017 di Mempawah Timur, Desa Parit Banjar dapat melaksanakan KKL tersebut serta
menyelesaikan laporan KKL ini dengan baik dan lancar. Shalawat serta salam
semoga selalu tercurahkan kepada Rasulullah SAW, serta kepada para pengikut
setianya hingga akhir zaman. Semoga kita mendapat syafaat dari Rasulullah SAW
di hari akhir kelak.
Laporan KKL ini disusun bertujuan untuk melaporkan seluruh kegiatan
yang telah dilaksanakan oleh Mahasiswa KKL Integratif IAIN Pontianak 2017,
khususnya kelompok 49. Dalam pelaksanaan KKL tersebut dari awal observasi,
hingga selesai penelitian, banyak pihak yang telah memberikan bantuan, kritik,
saran, motivasi, serta dukungan kepada kelompok kami. Untuk itu kami
mengucapkan ribuan terimakasih kepada:
1.
Kedua orang tua yang selalu dan terus memberi dukungan baik secara
moril maupun materil.
2.
Tim panitia KKL integratif IAIN Pontianak 2017 dari Lembaga
Penelitian dan Pengembangan Masyarakat IAIN Pontianak yang telah memberikan
bimbingan dan pengarahan sebagai bekal untuk terjun ke lokasi KKL
3.
Dosen pembimbing KKL. Bapak Dr. Marluwi
4.
Pamong desa bapak Marlito selaku Kepala desa Parit Banjar
5.
Pengurus yayasan Bapak Abdul Ghofur, Bapak Guntur, Bapak Herman
serta guru-guru di Yayasan Abustanul Ulum yang tidak bisa penulis sebut satu
persatu.
6.
Kepala Dusun Bapak Abdul Kholik
7.
Para dewan guru SDN No 10 Desa Parit Banjar
8.
Seluruh masyarakat desa Parit Banjar yang selalu memberi bantuan
kepada mahasiswa KKL
9.
Adik-adik siswa di Yayasan Bustaul Ulum dan SDN No 10 Parit Banjar
yang selalu bersahabat.
Akhir kata, penulis mengucapkan terima kasih.
Penulis
Raden Norhayati
BAB I
PENDAHULUAN
A.
LATAR BELAKANG
Desa Parit Banjar merupakan salah satu desa dari 68 desa yang terdapat di
kabupaten Mempawah, desa tersebut terletak di Kecamatan Mempawah Timur.
Mayoritas suku masyarakat Desa Parit Banjar adalah berasal dari suku madura selebihnya
merupakan suku jawa dan suku melayu. Masyarakat di sana tergolong masyarakat
yang religius karena hampir 100 %
warganya menganut agama Islam.
Adapun ciri yang menonjol pada
masyarakat Desa Parit Banjar adalah kehidupan masyarakat pada umumnya bergantung
pada alam, seperti berkebun, bertani dan lain-lain. Selain itu masyarakatnya
ramah, saling gotong royong, dan hubungan kekeluargaannya masih erat. Hal ini
yang membuat kami tertarik untuk meneliti karakteristik kehidupan warga Desa
Parit Banjar.
B.
RUMUSAN MASALAH
Adapun rumusan masalah yang akan dibahas pada penelitian ini, sebagai
berikut:
1. Bagaimana karakteristik pendidikan di Desa Parit Banjar ?
2. Apa saja permasalahan pendidikan di Desa Parit Banjar ?
C.
TUJUAN PENELITIAN
Penelitian ini bertujuan untuk:
1. Mengetahui karakteristik pendidikan di Desa Parit Banjar
2. Mengetahui permasalahan pendidikan di Desa Parit Banjar
D.
MANFAAT PENELITIAN
1.
Untuk memenuhi salah satu tugas KKL Integratif
IAIN Pontianak 2017 yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan
Pengembangan Masyarakat (LP2M) IAIN Pontianak
2. Penelitian ini diharapkan dapat
menjadi sumbangan ilmu pengetahuan, khususnya menembah ilmu pengetahuan
sosial tenyang Karakteristik Kehidupan
Warga Desa Parit Banjar. Semoga hasil penelitian ini dapat menjadi referensi
bagi peneliti-peneliti selanjutnya.
BAB II
METODE PENELITIAN
A.
Pendekatan Dan Metode Penelitian
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode
penelitian deskriptif yaitu suatu metode penelitian yang ditujukan untuk menggambarkan
fenomena–fenomena yang berlangsung saat ini atau pada saat lampau.
B.
Tempat Dan Waktu Penelitian
Tempat penelitian
ini dilakukan di Desa Parit Banjar Kecamatan Mempawah Timur Kabupaten Mempawah.
Adapun waktu penelitian dilakukan selama peneliti melakukan kegiatan KKL Integratif
IAIN Pontianak 2017, mulai dari tanggal 1 Agustus 2017
sampai tanggal 2 September 2017.
C.
Sumber Data Penelitian
Sumber data penelitian ini adalah dari mana data
diperoleh (Arikunto, 2002:107), yang menjadi
data dalam penelitian kali ini adalah:
1.
Person
(Orang)
Person yaitu sumber data yang bisa
memberikan data berupa jawaban lisan melalui wawancara atau jawaban tertulis
melalui angket (Arikunto, 2002:107). Dalam penelitian ini yang dijadikan person
(orang) adalah guru yayasan Bustanul Ulum dan SDN No 10 Parit Banjar , siswa kelas MTs, MI, PAUD Bustanul Ulum, SD 10 SDN No 10 Parit
Banjar dan warga sekitar.
2.
Dokumen
Dokumen adalah setiap bahan tertulis
ataupun film (Moleong, 2004:159). Dokumen yang digunakan dalam penelitian ini
adalah sumber tertulis yang berupa buku, sumber arsip, dan dokumen resmi di
sekolah-sekolah yang menkadi objek penelitian.
D.
Teknik Pengumpulan Data
Adapun tehnik pengumpulan data pada penelitian
kali ini adalah dengan menggunakan:
1.
Observasi
Observasi
atau yang disebut pula dengan pengamatan, dalam observasi
yang terpenting adalah proses-proses pengamatan
dan ingatan. Jenis observasi yang dilakukan adalah
observasi partisipatif, dalam hal ini penulis sebagai
peneliti datang langsung ke tempat penelitian dengan
mengikuti serangkaian kegiatan yang dijadikan objek
penelitian secara seluruhnya, pada dasarnya hanya
melakukan pengamatan. Data yang diperoleh dari hasil observasi
adalah data tentang situasi umum obyek penelitian atau
untuk mencari data yang berhubungan dengan
penelitian ini.
2.
Interview
(Wawancara)
Interview adalah suatu proses tanya jawab lisan, dalam
mana dua orang atau lebih berhadap-hadapan secara fisik.
Interview dapat dipandang sebagai metode pengumpulan
data dengan tanya jawab sepihak yang dikerjakan
secara sistematis dan berlandaskan pada tujuan penelitian.
Dalam metode interview ini penulis akan
mengadakan wawancara dengan perangkat desa, ibu-ibu PKK, tokoh agama, guru
yayasan Bustanul Ulum dan SDN No 10 Desa Parit Banjar, serta masyarakat
sekitar untuk mendapatkan informasi
sehubungan dengan penelitian ini. Dalam hal ini penulis menggunakan wawancara
bebas terpimpin, artinya wawancara berjalan dengan bebas tetapi terpenuhi pokok persoalan penelitian.
3. Dokumentasi.
Metode
dokumentasi adalah metode pengambilan data yang diperoleh
melalui dokumen-dokumen. “Data yang dikumpulkan dengan teknik dokumentasi cenderung merupakan
data sekunder, sedangkan data-data yang dikumpulkan
dengan tehnik observasi, wawancara dan angket
cenderung merupakan data primer atau data yang langsung
didapat dari pihak pertama”.
Metode ini digunakan untuk mengumpulkan data yang
berkaitan dengan topik kajian yang berasal dari dokumen-dokumen desa Parit
Banjar, data sekolah Yayasan Bustanul Ulum dan SDN No 10 Parit Banjar dan segala sesuatu yang berhubungan dengan penelitian ini.
E.
Tekik Analisis Data
Analisis data kualitatif adalah
upaya yang dilakukan dengan jalan bekerja dengan data, memilah-milahnya menjadi
satuan yang dapat dikelola, mencari dan menemukan pola, menemukan hal yang
penting, dan menemukan hal yang dapat diceriktakan kepada orang lain.
Analisis yang digunakan pada
penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yaitu setelah semua data yang
diperlukan terkumpul akan disusun dan di klarifikasikan, selanjutnya dianalisis
kemudian dijelaskan dengan kata-kata sedemikian rupa untuk menggambarkan
objek-objek penelitian yang dilakukan, sehingga dapat disimpulkan secara
proposional dan logis.
BAB III
DESKRIPSI DATA/TEMUAN PENELITIAN
A.
Deskripsi Kondisi Geografis
Secara geografis Desa Parit Banjar terletak pada 9°LU – 9,12°LU dan
101°BT – 101,24° BT terletak pada ketinggian 3 m dari permukaan Laut denga suhu
rata – rata 25°C dan Iklim secara umum tropis dengan curah hujan berkisar 30 mm
per tahun , curah hujan tertinggi
terjadi pada bulan Oktober sampai Desember yang mana biasanya pada bulan
– bulan ini curah hujan tinggi dan ditambah Pasangnya air laut sehingga sungai
meluap dan mengakibatkan air menggenangi lahan Pertanian dan sebagian Pemukiman
warga. Adapun batas-batas wilayah Parit Banjar Kecamatan Mempawah Timur Kabupaten Mempawah adalah sebagai berikut,
sebagaimana disajikan pada pada Gambar 2.1 berikut ini :
·
Sebelah
Utara berbatasan dengan Desa :
Antibar
·
Sebelah
Selatan berbatasan dengan :
Laut Natuna
·
Sebelah
Timur berbatasan dengan Desa : Sui
Bakau Besar Dara
·
Sebelah
Timur berbatasan dengan Desa : Sui
Bakau Kecil
Peta Desa Parit Banjar Kecamatan Mempawah Timur Kabupaten Mempawah
1.
Letak
Wilayah
Desa Parit Banjar termasuk dalam
wilayah Kecamatan Mempawah Timur Kabupaten Mempawah Provinsi Kalimantan Barat,
adapun jarak tempuh dari Kantor Desa ke Ibu Kota Kecamatan, Kabupaten dan Ke
Ibukota Provinsi adalah sebagai berikut :
a)
Ibukota
Kecamatan : 12 Km
b)
Ibukota
Kabupaten : 11 Km
c)
Ibukota
Provinsi : 60 Km
Akses jalan dan angkutan umum dari
Desa ke Kecamatan dan keluar wilayah lainnya sudah baik semua dihubungkan
dengan jalan beraspal yang dapat dilului Kendaraan Umum.
2.
Luas
Wilyah
Adapun luas wilayah Desa Parit
Banjar seluas 13.360 Ha, yang terbagi menjadi :
a)
Luas
Areal Perumahan :
5.383 ha.
b)
Luas
Areal Persawahan : 90 ha.
c)
Luas
Areal Pertanian Lahan Kering :
1.789 ha.
d)
Luas
Areal Perkebunan : 661 ha.
e)
Luas
Areal Hutan Bawas :
2.320 ha.
f)
Luas
Areal Hutan Bakau : 45 ha.
g)
Luas
Areal Tanah Gambut :
3.000 ha
h)
Luas
Areal Lapangan Olah raga : 9 ha.
i)
Luas
Areal Pemakaman : 63 ha
B.
Deskripsi Kondisi Demografis
Potensi
sumberdaya manusia dalam suatu wilayah menggambarkan kemampuan masyarakat dalam
mengelola wilayah secara Holistic dengan menggunakan kemampuan Managerial,
Keterampilan, Akses Informasi dan Tekhnologi serta keterbukaan dalam menerima
Inovasi. Jumlah Penduduk Desa Parit banjar sampai akhir tahun 2014 adalah
:3.261 jiwa yang terdiri dari 786 KK dan
735 rumah, Rincian Jumlah Penduduk Desa Parit Banjar dapat dilihat pada tabel
dibawah ini :
Tabel 2. Data
Jumlah Penduduk
No
|
Jenis Kelamin
|
Jumlah Jiwa
|
Presentase (%)
|
1
|
Laki – laki
|
1.792
|
53 %
|
2
|
Perempuan
|
1.769
|
47 %
|
Jumlah
|
3.561
|
100 %
|
|
Suber : Profil
Desa Parit Banjar Tahun 2016
1.
Jumlah
Penduduk menurut tingkat Penddidkan
Jumlah Penduduk Desa Parit banjar menurut tingkat Pendidikan dapat
dilihat pada tabel dibawah ini :
Tabel 3. Jumlah
Penduduk menurut tingkat Pendidikan
No
|
Tingkat Pendidikan
|
Jumlah
( Orang)
|
Presentase (%)
|
1
|
Belum Sekolah
|
500
|
|
2
|
Buta Huruf
|
311
|
|
3
|
Tamat SD/Sederajat
|
1.280
|
|
4
|
Tamat SLTP/Sederajat
|
573
|
|
5
|
Tamat SLTA /Sederajat
|
542
|
|
6
|
Tamat Akademi/Sarjana Muda
|
30
|
|
7
|
Tamat Perguruan Tinggi/Sarjana
|
25
|
|
Jumlah
|
|||
Sumber : Data
Profil Desa Parit banjar Tahun 2016
2.
Jumlah
Penduduk bedasarkan mata pencaharian
Jumlah Penduduk Desa Parit banjar
berdasarkan mata Pencaharian dapat dilihat pada tabel dibawah ini :
Tabel 4. Data Jumlah Penduduk bedasarkan mata pencaharian
No
|
Jenis Mata Pencaharian
|
Jumlah
( Orang )
|
Keterangan
|
1
|
PNS
|
35
|
|
2
|
TNI/POLRI
|
12
|
|
3
|
Karyawan swasta
|
260
|
|
4
|
Petani
|
309
|
|
5
|
Buruh Tani
|
912
|
|
6
|
Buruh Pasar
|
33
|
|
7
|
Buruh Bangunan
|
176
|
|
8
|
Kontraktor
|
3
|
|
9
|
Guru Swasta
|
45
|
|
10
|
Pedagang
|
53
|
|
11
|
Wira Swasta / Dagang Keliling
|
50
|
|
12
|
Pengusaha
|
24
|
|
13
|
Pengarajin
|
33
|
|
14
|
Tukang Jahit
|
8
|
|
15
|
Montir
|
11
|
|
16
|
Lain-lain
|
||
JUMLAH
|
3.261
|
||
Sumber
: Data Profil Desa Parit banjar Tahun 2016
3.
Jumlah
Penduduk Desa Parit Banjar berdasarkan Agama
Jumlah Penduduk Desa Parit Banjar
berdasarkan Agama dan Kepercayaan dapat dilihat pada tabel dibawah ini :
Tabel
5. Jumlah Penduduk Desa Parit Banjar Menurut Agama
No
|
Jenis Mata Pencaharian
|
Jumlah
( Orang )
|
Keterangan
|
1
|
Islam
|
3.133
|
|
2
|
Keristen Katolik
|
10
|
|
3
|
Keristen Protestan
|
17
|
|
4
|
Budha
|
101
|
|
Jumlah
|
3.261
|
||
Sumber : Profil Desa Parit
Banjar Tahun 2016\
4.
Jumlah
Penduduk Desa Parit banjar berdasarkan Etnis
Jumlah Penduduk Desa Parit banjar berdasrkan Etnis dapat dilihat
pada tabel dibawah ini :
Tabel 6. Jumlah
Penduduk Desa Parit Banjar Berdasarkan Etnis
No
|
Jenis Mata Pencaharian
|
Jumlah
( Orang )
|
Keterangan
|
1
|
Melayu
|
922
|
|
2
|
Jawa
|
27
|
|
3
|
Dayak
|
-
|
|
4
|
Madura
|
2.190
|
|
5
|
Cina
|
122
|
|
Jumlah
|
|||
Sumber : Profil
Desa Parit Banjar Tahun 2016
C. Deskripsi Keadaan Sosiologis
Keadaan sosial budaya masyarakat desa parit
banjar cukup baik walau masyarakatnya yang heterogen namun di jalani dengah
penuh rasa kekeluargaan. dan rasa toleransi antar semua etnis rasa kekeluargaan
lebih diutamakan walaupun penduduk desa parit banjar terbagi dalam beberapa etnis
namun kerukunan tetap terjaga dan
semangat kegotong – royongannya yang begitu tinggi suasana seperti ini bisa
dilhat dari semua kegiatan sosial yang ada di desa parit banjar. secara umum
gambaran sosial desa parit banjar sebagai berikut :
1. Bidang Keagamaan
Kehidupan beragama di desa parit banjar nampak
hidup dengan adanya kegiatan – kegiatan keagamaan seperti majlis ta’lim, jemaah
sholawat dan kelompok pengajian yang rutin dilaksanakan setiap malam selasa,
malam jum’at dan ba’da sholat jum’at ditambah lagi dengan kegiatan peringatan
hari besar islah seperti peringatan 1 muharam, peringatan maulid nabi muhammad
saw. selain dilaksanakan di mesjid dan surau peringatan maulid nabi muhammad
saw ini juga dilaksanakan hampir disetiap rumah oleh warga masyarakat karena
memang sudah menjadi tradisi turun temurun.selain kegiatan tersebut diatas juga
peringatan hari besar islam peringatan isra’ mi’raj juga diperingatai setiap
tahunnya dan diperingati disetiap masjid yang ada di parit banjar. peringatan
itu juga diisi dengan berbagai macam kegiatan keagamaan yang salah satunya
ceramah agama yang disampaikan oleh para da’i / ustad yang khusus diundang
untuk mengisi kegiatan tersebut.untuk meningkatkan kualitas keimanan dan
ketaqwaan masyarakat desa parit banjar khususnya. adapaun sebagian besar
masyarakat desa parit banjar adalah etnis madura 68%, melayu 25%, cina 5% dan
jawa 2 %. adapun penganut agama islam 95% dan agama lainnya
5%. dan fasilitas sarana ibadah yang ada di desa Parit Banjar terdiri dari :
Masjid : 4 buah
Mushalla :
14 buah
2. Bidang Sosial Politik
Suhu politik di wilayah desa parit banjar
tetap terkendali dan situasinya tetap kondusif, meskipun ada sedikit gejolak
pihak luar yang ingin mengeruhkan suasan politik dalam pemilu kepala daerah ,
pemilu legislatif dan pilpres,gesekan politik ini terjadi disebabkan adanya
putra desa parit banjar yang ikut mencalonkan diri sebagai anggota dewan
perwakilan rakyat kabupaten mempawah dalam pemilu legislatif tersebut namun
dengan adanya kerjasama yang baik oleh semua pihak serta tingginya partisipasi
masyarakat untuk ikut serta mensukseskan pemilu tersebut sehingga tahapan
pemilu berjalan dengan lancar dan kondusif. adapun masyarakat yang mempunyai
hak pilih sebesar 2.200 orang, dalam pemilu tersebut yang menggunankan hak
pilihnya sebesar 1.600 orang.
3. Bidang Keamanan Dan Ketertiban Masyarakat.
Keadaan keamanan dan ketertiban masyarakat di
wilayah desa parit banjar pada dasarnya tetap amam dan terkendali hal ini
berkat kerjasama koordinasi berkelanjutan antara babin kamtibmas, forum
kemitraan polisi masyarakat (fkpm) dan masyarakat serta penyuluhan hukum dari
muspika kecamatan secara terus menerus baik dalam bentuk pertemuan, diskusi,
dialog maupun dalam bentuk tulisan berupa himbauan kepada masyarakat,keberadaan
forum kemitraan polisi masyarakat (fkpm) yang menjadi wadah / mediator bagi
masyarakat untuk menyelesaikan setiap persoalaan – persoalan yang berkaitan
dengan masalah kamtibmas sehingga semua masalah yang dihadapi masyarakat
terkait kamtibmas bisa diselesaikan ditingkat desa dengan mengedepankan
musyawarah secara kekeluargaan.
4. Bidang Ekonomi
Keadaan ekonomi masyarakat desa parit banjar
sebagian besar tertumpu pada sektor pertanian dan perkebunan mengingat 45 %
masyarakat bermatapencaharian sebagai petani, dalam bidang ekonomi juga nampak
adanya peningkatan taraf hidup walaupun tidak signifikan ini disebabbkan dalam
beberapa tahun terakhir harga kebutuhan 9 (sembilan) bahan pokok / sembako yang
mengalami kenaikan dan tentunya sangat berpengaruh terdahap perekonomian
masyarakat petani.komonitas pertanian yang sampai saat ini masih dikembangkan
oleh petani desa parit banjar adalah kelapa, pisang, pepaya, ubi, nenas, jahe
dan lainnya.
selain dari hasil pertanian masyarakat juga
ada yang wirausaha yakni dagang keliling dan buruh bangunan untuk memenuhi
kebutuhan keluarga sehari – hari.adapun bantuan dari pemerintah seperti raskin,
blt ,jamkesda dsb. pada satu sisi membawa dampak positif bagi masyarakat namun
disisi lain juga menimbulkan persoalan sehingga tidak jarang aparatur desa
menjadi sasaran kemarahan warga. ini disebabkan kurangnya koordinasi instansi
terkait kepada pemerintahan desa dalam menyalurkan bantuan sosial khusunya
mengenai kevalitan data rumah tangga miskin (rtm), sehingga bantuan yang
disalurkan banyak yang tidak tepat sasaran dan ini terjadi di seluruh indonesia.
BAB IV
PEMBAHASAN DATA HASIL PENELITIAN
A.
KEKUATAN ABYEK/SUBYEK PENELITIAN
Untuk Kegiatan Pendidikan Dasar di Desa Parit Banjar sudah terpenuhi
sebagaimana yang telah dicanangkan oleh Pemerintah yakni pengentasan buta huruf
dan peningkatan SDM Masyarakat bisa lebih cepat dan merata. Adapun data sarana
Pendidikan di Desa Parit Banjar sebagai berikut :
1.
PAUD melati
2.
PAUD Anggrek
3.
SDN NO.10
4.
MIS MUHAMMADIYAH
5.
MIS BUSTANUL ULUM
6.
MTS.BUSTANUL ULUM
7.
MADRASAH DINIYAH BUSTANUL ULUM
8.
MADRASAH DINIYAH RAUDATUT TA’LIM
9.
MADRASAH DINIYAH DARUT TAUHID II
Sekolah yang tertera di atas adalah selurh sekolah yang ada di desa Parit
Banjar, akan tetapi peneliti hanya mengambil beberapa sekolah saja, sebagai
berikut :
1.
PAUD melati
2.
PAUD Anggrek
3.
SDN NO.10 Parit Banjar
4.
MIS Bustanul Ulum
5.
MTs Bustanul Ulum
B.
KELEMAHAN OBYEK/SUBYEK PENELITIAN
Seperti data sekolah yang sudah dipaparkan
pada poin A, di Desa Parit Banjar ini mememiliki sekolah yang cukup jika kita
lihat dari luas wilayahnya yang tidak begitu luas. Akan tetapi masih saja
peneliti menemukan beberapa masyarakat yang tidak bisa baca tulis atau buta
huruf, begitu juga anak-anak usia sekolah yang seharusnya mengeyam pendidikan
di bangku sekolah malah putus sekolah tanpa alasan yang jelas. Hal itu di
perkuat dengan data yang diperoleh peneliti sebagai berikut,
TINGKAT PENDIDIKAN WARGA DESA PARIT BANJAR
No
|
Tingkat Pendidikan
|
Jumlah
( Orang)
|
Presentase (%)
|
1
|
Belum Sekolah
|
500
|
|
2
|
Buta Huruf
|
311
|
|
3
|
Tamat SD/Sederajat
|
1.280
|
|
4
|
Tamat SLTP/Sederajat
|
573
|
|
5
|
Tamat SLTA /Sederajat
|
542
|
|
6
|
Tamat Akademi/Sarjana Muda
|
30
|
|
7
|
Tamat Perguruan Tinggi/Sarjana
|
25
|
|
Jumlah
|
|||
Sumber : Profil Desa Parit
Banjar Tahun 2016\
C.
TANTANGAN OBYEK/ SUBYEK PENELITIAN
Setelah peneliti mengamati, tantangan
pendidikann di Desa Parit Banjar adalah:
1. Kurangnya minat belajar dari siswa
2. Kurang motivasi untuk belajar
3. Kurang perhatian dari para orang tua siswa kepada anaknya, khususnya dalam
hal pendidikan
BAB V
SIMPULAN
A.
KESIMPULAN
Kesimpulan peneliti pada riset pendidikan di
Desa Parit Banjar adalah lembaga
pendidikan yang ada di tempat peneliti meneliti ada PAUD melati, PAUD Anggrek, SDN NO.10 Parit Banjar, MIS Bustanul Ulum, MTs
Bustanul Ulum. Dengan pendidikan yang ada tingkat pendidikan warga desa Parit
Banjar tetap rendah, terbukti warga yang buta huruf mencapai 311 orang, tamatan
SD/Sederajat mencapai 1.280 orang, padahal jumlah masyarakatnya ada 3.261 jiwa.
Rendahnya tingkat pendidikan dikarenakan Kurangnya minat belajar dari siswa kurang
motivasi untuk belajar, kurang perhatian dari para orang tua siswa kepada
anaknya, khususnya dalam hal pendidikan.
DAFTA R GAMBAR
Saat kegiatan upacara 17 Agustus, ada seorang ibu mengambil air tanpa
memperhatikan bahwa tepat di belakang ada upacara yang sedang berlangsung.
Hingga menimbulkan sedikit keributan. Hal ini menunjukan kurangnya kepedulian
terhadap pendidikan 









